"mengolah tepung sagu menjadi sumber bahan pangan pokok dan bahan baku pangan lain yang bernilai ekonomis tinggi dan memberikan alternatif sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat masyarakat setempat dalam meningkatkan kesejahteraan," ungkapnya
"Saya akan terus menciptakan kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat, dan perluasan lapangan kerja, dan tujuan ketujuh atau terakhir mengelola dan mengembangkan pabrik sagu rakyat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup" pungkasnya
Dari keberhasilan program ini, rumah sagu tersebut dapat kembali beroperasi normal dan dapat membantu perekonomian dan pemberdayaan masyarakat Suku Kamoro yang menempati pesisir Keakwa.
Gladiator Papua, itu terus mendorong masyarakat agar mau bekerja dan mendorong perekonomian keluarga mereka untuk lebih baik. dan yang lebih uniknya lagi sosok Gladiator Papua, telah menyediakan air bersih dengan harga termurah dan air bersih dijamin kualitasnya , dan Maximus jadikan desa Keakwa menjadi pusat perekonomian di wilayah pesisir pantai
Rumah Sagu kembali beroperasi memproduksi tepung sagu. Batang-batang pohon sagu siap telah banyak dipotong dan akan digiling untuk dijadikan tepung sagu yang selanjutnya didistribusikan di Mimika dan daerah lain di Indonesia.
pewarta : SR
Timika Papua] Gardatipikornews.com// melalui Yayasan Somatua membangun 10 unit homestay di Keakwa, Homestay ini diperuntukkan bagi wisatawan lokal maupun internasional yang ingin berkunjung dan menginap untuk menikmati keindahan pesisir Mimika, melihat dari sejarah Perang Dunia II sembari mengenal budaya dan tradisi Suku Kamoro. Keakwa (23/5/2023)
Saat di temui wartawan GTN. Maximus Tipigau mengatakan, wilayah tersebut, ternyata tak hanya ekowisata Keakwa saja yang menjadi pusat perhatian. Sosok yang di kenal dengan nama Gladiator Papua itu mengatakan Pada tahun 2021, Yayasan Somatua yang dinakhodai Maximus, bekerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berhasil menjalankan program perbaikan dan revitalisasi sarana rumah produksi sagu yang berada di Kampung Keakwa.
Gladiator PAPUA itu menyenpampaikan, Program tersebut memiliki tujuan untuk melestarikan tanaman, hutan dan sagu sebagai sumber pangan lokal berbasis adat dan budaya masyarakat Papua. lanjutnya ia sangat mendukung pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berbasis kearifan dan potensi pangan lokal.
Maximus menjelaskan Tujuanya adalah mengembangkan teknologi, budidaya, dan pengolahan sagu yang secara efektif-efisien yang berkelanjutan.
"mengolah tepung sagu menjadi sumber bahan pangan pokok dan bahan baku pangan lain yang bernilai ekonomis tinggi dan memberikan alternatif sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat masyarakat setempat dalam meningkatkan kesejahteraan," ungkapnya
"Saya akan terus menciptakan kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat, dan perluasan lapangan kerja, dan tujuan ketujuh atau terakhir mengelola dan mengembangkan pabrik sagu rakyat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup" pungkasnya
Dari keberhasilan program ini, rumah sagu tersebut dapat kembali beroperasi normal dan dapat membantu perekonomian dan pemberdayaan masyarakat Suku Kamoro yang menempati pesisir Keakwa.
Gladiator Papua, itu terus mendorong masyarakat agar mau bekerja dan mendorong perekonomian keluarga mereka untuk lebih baik. dan yang lebih uniknya lagi sosok Gladiator Papua, telah menyediakan air bersih dengan harga termurah dan air bersih dijamin kualitasnya , dan Maximus jadikan desa Keakwa menjadi pusat perekonomian di wilayah pesisir pantai
Rumah Sagu kembali beroperasi memproduksi tepung sagu. Batang-batang pohon sagu siap telah banyak dipotong dan akan digiling untuk dijadikan tepung sagu yang selanjutnya didistribusikan di Mimika dan daerah lain di Indonesia.
pewarta : SR
"mengolah tepung sagu menjadi sumber bahan pangan pokok dan bahan baku pangan lain yang bernilai ekonomis tinggi dan memberikan alternatif sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat masyarakat setempat dalam meningkatkan kesejahteraan," ungkapnya
"Saya akan terus menciptakan kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat, dan perluasan lapangan kerja, dan tujuan ketujuh atau terakhir mengelola dan mengembangkan pabrik sagu rakyat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup" pungkasnya
Dari keberhasilan program ini, rumah sagu tersebut dapat kembali beroperasi normal dan dapat membantu perekonomian dan pemberdayaan masyarakat Suku Kamoro yang menempati pesisir Keakwa.
Gladiator Papua, itu terus mendorong masyarakat agar mau bekerja dan mendorong perekonomian keluarga mereka untuk lebih baik. dan yang lebih uniknya lagi sosok Gladiator Papua, telah menyediakan air bersih dengan harga termurah dan air bersih dijamin kualitasnya , dan Maximus jadikan desa Keakwa menjadi pusat perekonomian di wilayah pesisir pantai
Rumah Sagu kembali beroperasi memproduksi tepung sagu. Batang-batang pohon sagu siap telah banyak dipotong dan akan digiling untuk dijadikan tepung sagu yang selanjutnya didistribusikan di Mimika dan daerah lain di Indonesia.
pewarta : SR