Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

SMA Negeri  1 Malingping Diduga Telah Melakukan Mark' uf Siswa Sebanyak 27 Siswa Demi Keuntungan  Pribadi

by Gardatipikornews
05 September 2023 - 296 Views
Lebak, Banten |

Gardatipikornews.com


-
Perbedaan jumlah siswa"i sebagai kesiswaan dan Kepala Sekolah dan data pokok pendidikan (DAPODIK),siswa yang tercantum dalam lampiran 1 nomor 3/P/1023 tentang satuan biaya penerima Dana dan besaran alokasi bantuan operasional ( BOS ) penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, reguler Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) reguler dan Dana Bantuan Operasional pendidikan kesetaraan Reguler pihak kepala sekolah dan kesiswaan tidak bisa memberikan pejelasan.senin/04/09/2023 Sementara di tlTahun Ajaran 2022- 2023 siswa/i SMAN 1 Malingping yang beralamat di Desa Cilangkahan kec.malingping kabupaten Lebak., Provinsi  Banten mendapatkan siswa 967 yang tercantum di data pokok pendidikan ( Dapodik ) namun yang dibayarkan oleh pemerintah sebanyak 994 siswa yang dibayar oleh BOS dan pemerintah perbedaan antara rell dan data siswa yang telah dibayarkan oleh pemerintah,hal ini patut diduga ada unsur kesengajaan untuk data yang di upload Selain adanya dugaan Mark’up Data Siswa/i, sebanyak 27 Siswa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pada saat awak media mendatangi sekolah bertujuan untuk konfirmasi terhadap Kepala Sekolah berkaitan dengan jumlah Siswa-Siswi namun saat di temui di ruang kerjanya ia tidak bisa menjawab dan tidak bisa menjelaskan dengan alasan saya lagi sibuk dan masih banyak kerjaan, dan mengarahkan Media untuk menemui bagian kesiswaan menurutnya hanya kesiswaan lah yang tau jumlah siswa - siswi. Di ruangan terpisah Pak Bangkit pun juga tidak bisa menjelaskan saat di konfirmasi berkaitan dengan perbedaan jumlah Siswa-Siswi yang tercantum di Dapodik dan yang di bayarkan oleh Pemerintah Pusat sedangkan yang tercantum didata Dapodik sebanyak 967 Siswa sedangkan yang dibayarkan oleh Pemerintah Pusat sekitar 994 Siswa ia pun tidak bisa menjelaskannya terhadap awak media. Masih Pak Bangkit pun menambahkan  "memang saya sebagai kesiswaan namun saya takut salah menyampaikan kalau jumlah siswa saya tau tapi kalau secara deatilnya saya kurang begitu tau menurut kesiswaan berkaitan tetapi dengan jumlah Siswa-siswi jika memang bapak - bapak pengen tau data rilnya jumlah siswa silahkan terhadap Operator namun kebetulan operatornya lagi gak ada di tempat karena beliau lagi ke Rangkas ada Dinas luar,,Jelasnya Kesiswaan terhadap Media Disini Jelas Diduga Ada Mar'Up Siswa di Dapodik untuk penambahan Siswa, sampai mana pengawasan Kepala Sekolah Dan Kesiswaan , selalai itu kah, Sebagai Kepala Sekolah dalam pendataan Siswa di dapodik. Untuk pembayaran dari Dana BOS untuk tingkat SMA Negeri  1 Malimping ini pemerintah  memberikan Dana Sebesar Rp. 1.500.000 / Siswa, Bagaimana pertanggung jawabannya di LPJ nya di akhir laporannya.   Pewarta  : @Syam & Team Red@ksi.gtn.com
Sebelumnya
Timsel KPU Provinsi Papua Tengah, Dilaporkan Ke KPU...
Selanjutnya
Polres Sukabumi Telah Tetapkan Pengemudi Truck Sebagai Tersangka Dan Langsung...

Berita Terkait :