Gardatipikornews.com
- Maraknya investasi bodong yang selama ini diberitakan diberbagai media yang menimbulkan banyak sekali korban ,terhasut ikut menjadi member dengan iming iming keuntungan besar. Beberapa warga di Kabupaten Lombok Timur ikut menjadi korban investasi bodong,salah satunya pak yon asal dusun erot yang telah menyetorkan uang investasinya ke salah satu mantan kepala desa lenek baru(Haeri Fatullah),kecamatan lenek sejumlah Rp.50.000.000,-. "Uang yang disetorkan tak kunjung ada kejelasan seperti yang dijanjikan akan mendapatkan bonus keuntungan selama 2 tahun terakhir.Karena dianggap janggal dan merasa teritpu atas ajakan dari mantan kepala desa lenek baru (Haeri Fatulllah) Pak yon menuntut uang yang telah disetorkan segera dikembalikan jika tidak dikembalikan segera akan dilaporkan ke pihak berwajib atas keterlibatan oknum mantan kepala desa lenek baru yang kini tengah mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif di dapil 4 Lombok Timur. Saat dilakukan wawancara oleh awak media , pak yon menjelaskan bahwa uang yang disetorkan hasil pinjaman dari orang lain,dan dengan tegas meminta kepada mantan kepala desa lenek baru (Hadri Fatullah)agar uang 50.000.000,- yang disetorkan segera dikembalikan,"ungkap pak Yon. Pak yon juga menerangkan,bahwa tidak hanya dirinya yang menjadi korban, banyak lagi kerabat,sahabat lainnya yang ikut serta menjadi korban investasi bodong tersebut.Ini jelas jelas penipuan berkedok investasi , jangankan keunguntungan yang mau diberikan sesuai janji manis dan rayuan berbisa , uang 50.000.000.' yang saya setorkan masih belum dipertanggung jawabkan,".tutur pak yon. Sumber : Tim (Pimpinan NTB/GTN)