Bogor || Gardatipikornews.com -- Minggu, 31 Mei 2026 Vihara Bakti Lautan Kasih yang berada di Jalan. Suka Bakti No. 8 Rt.005/Rw. 07 Desa Cogreg Kec. Parung Pukul. 14.00 s/d 17.30 (15..44.45 Detik-detik Waisak) terlihat ada kegiatan. Dan giat tersebut adalah ibadah warga umat Buddha dalam merayakan hari Tri Suci Waisak 2570/2026.
Ibadah yang dimulai pada Pukul.15.45 tersebut dipimpin oleh Romo O'ong didampingi Romo Suyanta yang juga sebagai Ketua Rt. 005/Rw.07, ketika awak media GTN silaturahmi ke Vihara Bakti Lautan Kasih tersebut terlihat suasana khusu' dan tenang.
Romo O'ong yang berdomisili di Tangerang dengan didampingi Romo Suyanta dan isteri tercinta, ketika kegiatan ibadah usai, awak media Gardatipikornews.com meminta pemaparan terkait Hari Raya Tri Suci Waisak.

Dengan suasana familiar Romo O'ong menuturkan, beliau dengan ramah menjelaskan kalau di Vihara Bakti Lautan Kasih pada hari ini (Minggu, 31 Mei 2026) memperingati detik-detik Waisak yang jatuh tepat Pukul. 15.44.45 WIIB sedangkan tahun Buddha Th. 2570.
Jadi pada intinya, sambung Romo O'ong, umat Buddha memperingati yang namanya Tri Suci Waisak itu adalah juga memperingati 3 hari penting tetapi jatuhnya tepat saat bulan purnama. Yang pertama yaitu kelahiran Pangeran Sidharta. Kemudian yang kedua yaitu sang Pangeran Sidharta mencapai penerangan sempurna yang disebut dengan Buddha, yang ketiga yaitu guru Agung Sang Buddha mencapai parinibanna atau wafat. Jadi ketiga hari tersebut yaitu lahir mencapai penerangan sempurna dan meninggal atau parinibanna itu semuanya tepat hari jamnya waktu bersamaan yang kita lakukan pada hari ini tepatnya dan sebagai umat Buddha tetap memperingati di seluruh Indonesia, tempat memperingati hari Tri Suci Waisak. Jadi rangkaian acaranya seperti biasa membacakan Parita parita suci. Sabbe Satta Bhavantu Sikkhitatta (Semoga Semua Mahluk Berbahagia ) Sadhu...Sadhu...Sadhu...
Semoga di hari besok mendapat inspirasi selalu bersemangat dan belajar praktek darma yang sejati ajaran guru Agung dan semoga batin semua yang hadir semakin berkembang ke arah yang lebih baik sehingga mampu mengkondisikan semua yang hadir demi mencapai parinibanna sebagai tujuan akhir ajaran Buddha dan mencapai kebebasan serta sudah tidak bisa terlahir lagi.
Ketika GTN menanyakan pada Romo Suyanta, pemilik vihara Bakti Lautan Kasih, ia berharap semoga dengan apa yang dilakukan di tahun 2006 ini, lakukan terus perbuataan baik. Karena perbuatan baik itu kita bawa sampai nanti tiada. Semoga dengan memperingati detik-detik Perayaan Tri Suci Waisak pada sore ini selalu bahagia damai sentosa. Dengan kekuatan, apa yang dilakukan dengan melakukan perbuatan baik.
Pewarta: Ari/Revi/Wahyu/Agustion
Publikasi : Red@ksi.gtn.com**