Mengetahui itu Korban Rianto Nainggolan bersama keluarganya menyelamatkan diri keluar dari rumahnya sambil berteriak minta tolong. Warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Namun api tetap membesar dan merembes membakar rumah milik Togar Nainggolan (54) dan Al. R. Panjaitan.
Tidak lama kemudian petugas empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemko) Siantar dan PT. STTC datang ke lokasi kejadian lalu melakukan penyemprotan. Hanya saja karena cuaca panas dan angin kencang sehingga api menghanguskan 2 unit rumah dan 1 unit rumah kosong terbakar pada bagian samping dan asbes.
Sekitar dua jam petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api lalu Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom SH bersama personil piket yang sudah di lokasi langsung melakukan olah TKP.
"Kebakaran itu diduga akibat arus pendek atau korsleting dan kerugian material ditaksir Rp 500 juta," Kata Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto SH, SIK, MH melalui Kapolsek Bangun AKP. L.S Gultom SH.(joe)
Sumber : Humas Polres Simalungun | Pewarta : Asep Red GTN