Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kapolda Sumsel Bersama Danrem 044/Gapo Memantau Situasi Kebakaran Lahan Dikabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) Dan Kabupaten Ogan Ilir ( OI ) Sumsel

by Gardatipikornews
01 Oktober 2023 - 897 Views
Kayu Agung |

Gardatipikornews.com


  - Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P., M.Si, M.Tr (Han). Memantau situasi kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan (SumSel). Sabtu 30 September 2023. Kapolda Sumsel mengatakan, terlihat banyak titik api di route yang kami lewati sesuai pantauan satelit BRIN, terutama di daerah Tulung Selapan, Jungkal dan Tanjung Raja. Ujarnya Dari beberapa kali patroli udara yang kami laksanakan, diyakini bahwa kebakaran ini disebabkan oleh peladang yang membuka lahan dengan cara membakar. Jelas Irjen Pol. A Rachmad. "Cara ini memang mudah dan murah, namun perlu disadari bahwa perbuatan ini membuat orang lain menderita karena iritasi mata (pedih), infeksi saluran pernapasan, dengan gejala sesak napas dan batuk, serta bisa berakibat kematian bagi penderita penyakit tertentu. Arah angin yang cenderung datang dari arah Tenggara menuju Barat laut, membawa asap dari Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir ke arah kota Palembang yang berpenduduk 1.7 juta jiwa, ungkap Kapolda Sumsel "Sebagai umat manusia yang bersifat sosial, kita tidak boleh memikirkan diri sendiri dan mengabaikan kepentingan orang lain.ucap mantan Kapolda Jambi Beberapa kendala petugas di lapangan antara lain sulitnya akses jalan untuk mencapai lokasi api, minimnya peralatan serta ketersediaan air. Pemerintah Daerah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir telah mengalokasikan anggaran guna memenuhi keterbatasan ini. Sebesar apapun biaya yang dikeluarkan dan seberat apapun upaya pemadaman yang dilakukan, tidak akan ada artinya bilamana masyarakat masih membuka lahan dengan cara membakar. "Berhentilah membakar lahan, kasihanilah saudara kita yang tengah berjuang memadamkan Api tandasnya Pewarta : DONY
Sebelumnya
Polda Sumsel Menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Yang Jatuh Pada Hari Minggu 1...
Selanjutnya
Babak Baru Dugaan Penyimpangan Proyek Pembangunan Gedung Serbaguna Wisma Mas 1,Kabid DTRB Kabupaten...

Berita Terkait :