Dalam meningkatkan sumber daya manusia(SDM) Gapoktan Rejuno kedepan juga akan agendakan Study Banding untuk mengetahui lebih jauh entang tanaman Sacha inchi ini.
” Bila perlu kita study banding ke daerah yang sudah sukses dalam penanaman Sacha inchi untuk meningkatkan pengetahuan anggota poktan kita”. Imbuh Senung Budiarto
Perwakilan dari PT SAMIRA , Joni Arisanto saat acara sosialisasi bersama Gapoktan Rejuno, Selasa(05/04/22)
Sementara itu perwakilan dari PT SAMIRA Joni Arisanto memaparkan tentang cara tanam,masa tanam,perawatan sampai pemasaran Sacha inchi juga biasa disebut kacang inca dengan nama latin Plukenetia volubilis Tanaman ini belum begitu populer di telinga kita sebab tanaman ini termasuk komuditas baru yang berasal dari hutan Amazon.
” Bentuk kacang ini menyerupai bintang dengan tekstur kulit yang keras dan berlapis ,merupakan jenis tananaman yang diproduksi bijinya untuk aneka produk yang kaya akan manfaat.” Jelasnya
Tanaman Sacha inchi tidak perlu perawatan khusus sebab termasuk tanaman liar sehingga mudah untuk di tanam dan dengan jangka panen yang tergolong cepat. Dari jangka tanam enam bulan sudah bisa di panen dan kalau sudah tumbuh bisa sampai usia 20 tahun.
” Sementara kerja sama yang kita tawarkan ini adalah bagi hasil,jadi masyarakat hanya menyediakan lahan saja,untuk masalah bibit,obat maupun pemasaran nanti sudah tanggung jawab dari PT” imbuhnya
” Kita juga ada pendampingan penanaman Sacha inchi ini sampai nanti masyarakat yang yang sudah kontrak kerja sama dengan kita bisa menikmati hasil panen.” pungkasnya.
Pewarta : PPRI & Red** GTN