Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Tim Verifikasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Menyambangi KRL Setu Ceria Desa Parigi Mekar Kecamatan Ciseeng Dihadiri Kepala Desa Ade Syaprudin

by Gardatipikornews
03 Oktober 2023 - 138 Views
Bogor |

Gardatipikornews.com


-
Kampung Ramah Lingkungan yang biasa disingkat KRL Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor merupakan gerakan pengendalian pencemaran sampah terhadap lingkungan melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah dan lahan kosong di desa. Gerakan KRL menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan atau memanfaatkan lahan-lahan kosong tempat tumpukan sampah menjadi ruang edukasi. Gerakan KRL menginspirasi masyarakat untuk mengolah sampah anorganik untuk dibuat menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis, dan ditabung di Bank Sampah. Seperti yang dilaksanakan Desa Parigi Mekar Kecamatan Ciseeng, pada hari Selasa (03 September 2023) menanti kehadiran Tim Verifikasi dari DLH Kabupaten Bogor. Untuk dinilai tim, sejak beberapa minggu lalu aparatur Pemdes Parigi Mekar dengan dibantu para kader mempersiapkan segala sesuatunya seperti membersihkan sampah di lingkungan. Selasa pagi tampak Ade Syaprudin dengan didampingi Bu Kades Neneng Prihatin, Sekdes Wahyuni, Bendahara Indah Wahyuni, Mada Kosasih, Rahmat, Ismat, BPD (Abdul Hamid, Rudi, Islahudin, Amelia, Ela), Ketua KRL (Ketua RW. Saepudin), Ketua RT. M. Nuh, Jabing, Sopian, para kader paud/posyandu, dan tokoh masyarakat/ pemuda/agama. Kegiatan tersebut juga dimonitor oleh Bhabinmas Aipda Asep Mulyana dan Babinsa Serda La Ode Rafiun yang telah stand by sejak pagi hari. Mereka menyambut dengan penuh rasa gembira dan hangat Kasi Ekbang Kecamatan Ciseeng Lukman Ariadi S.Ip, Sudarajat S.Sos, Yoga, Anis Sania, Pol. PP Uji, Firman yang mendampingi Tim Verifikasi DLH Kabupaten Bogor (Ibu Anjar, Riski dan Edo). Dengan disambut semarak rombongan Kecamatan Ciseeng disongsong tim rebana mengiringi langkah tamu istimewa tersebut menuju lokasi KRL Setu Ceria di Kp. Setu RT. 005/RW. 01. Mada Kosasih selaku Pengatur acara, mengucapkan selamat datang kepada Bu Anjar, Riski dan Edo dari DLH Kabupaten Bogor. Kemudian memberi kesempatan kepada Kepala Desa Ade Syaprudin yang akrab dipanggil Togay. Kepala Desa Ade Syaprudin dengan singkat memberi apresiasi penuh kepada para kader dan pengurus KRL Setu Ceria yang merawat dan menjaga lingkungan setiap hari. Ade berharap hal ini bisa dicontohkan oleh warga di wilayah lain untuk tidak membuang sampah sembarangan. Bu Anjar dari Tim Verifikasi DLH Kab. Bogor merasa bangga terhadap seluruh perangkat Desa Parigi Mekar. Berharap KRL Setu Ceria tidak hanya saat penilaian saja, ia berharap agar berlanjut dan menjadi kebiasaan bagi warga, dalam rangka menjaga lingkungan bersih serta nyaman. Kasi Ekbang Kec. Ciseeng Lukman Ariadi S.Ip mengingatkan kepada pengurus KRL Setu Ceria untuk tetap mempertahankan yang sudah ada, jangan sampai pada saat ikut lomba , dan hanya sampai disini saja. KRL Setu Ceria baru tahap pertama, mudah-mudahan nanti tahun depan bisa ditingkatkan ke tingkat Madya. Riski yang juga salah satu tim verifikasi dari DLH menuturkan dengan dibentuknya KRL Setu Ceria adalah sarana cara bagi warga untuk tidak terkait dengan pasar bila memerlukan sayur mayur. Di Desa Parigi Mekar ternyata ekonomi kreatifnya adalah perikanan dan peternakan (kambing). DLH Kab. Bogor mengingatkan agar jangan buang/membakar sampah sembarangan. Sementara dari Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup ada pencanangan uji emisi. Ungkap Riski kembali, saat bangun tidur, jalan-jalan dan berolahraga selalu menghirup oksigen. Sangat berharap dikemudian hari anak-anak kita masih tetap bisa menghirup oksigen. Pewarta: @gustion Kaperwil Jawa Barat
Sebelumnya
29 Korban TPPO Diselamatkan Polres Sukabumi Sebelum Diberangkatkan ke...
Selanjutnya
Kasat Reskrim Paparkan Perkembangan Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan di Karang...

Berita Terkait :