Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Tim Gabungan Lakukan Operasi Patuh Karantina Di Pelabuhan Poto Tano

by Gardatipikornews
20 Maret 2023 - 381 Views
Sumbawa Barat-NTB|Gardatipikornews.com// Jum'at,17/03/2023, Kapolsek Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersama tim gabungan melakukan Operasi Rutin Patuh Karantina di wilayah kerja Pelabuhan Poto Tano. "Saya selalu memerintahkan agar anggota selalu hadir membantu masyarakat. Kegiatan operasi rutin patuh karantina dilakukan pada Jumat, 17 Maret 2023 pukul 21.15 Wita," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media. Adapun sebagai penanggung jawab Karantina pertanian Wilker Pelabuhan Fery Poto Tano Drh Erin Febriansyah bekerja sama dengan polsek Kawasan pelabuhan Poto Tano, personil TNI Koramil 1628-04 Poto Tano dan Instansi terkait yang ada di Pelabuhan Poto Tano. Eddy mengatakan, hadir dalam giat tersebut, Kapolsek KPL Tano IPTU Nurlana, Koordinator Karantina hewan Wilker Poto Tano dr. Erin Febriansyah, personil Koramil 1628-04 Poto Tano Serda Beni Eka, personil Polsek KPL Tano dan personil karantina Wilker Poto Tano. Koordinator Karantina Hewan Wilker Poto Tano dr. Erin Febriansyah mengucapkan, terima kasih kepada Kapolsek kws Pelabuhan Laut Tano yang sudah berkerja sama dengan kami atau karantina hewan. Dalam kesempatan ini kita akan melakukan Operasi Rutin Patuh Karantina Hewan dan tumbuhan Wilker Pelabuhan Poto Tano. Terkait dengan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumbawa Barat sekarang sudah berkurang. Sekarang sudah mulai muncul penyakit varian baru HPAI (high patogenic avian influenza) clade 2.3.4.4b yang sekarang sudah ada di Kalimantan. "Tim gabungan melaksanakan pengecekan / pemeriksaan kendaraan yang keluar dan masuk areal Pelabuhan," jelas Eddy. Ia mengungkapkan, hasil dari giat operasi karantina yang dicapai berupa, ditertibkan sertifikasi kesehatan dan sertifikasi pembebasan dibuatkan surat dan diijinkan jalan. Barang bukti yang di amankan 2 buah keranjang yang berisi burung yang tidak dilengkapi dengan surat dari karantina hewan dan diserahkan ke BKSDA. "Alhamdulillah giatnya berakhir pukul 11.50 Wita dalam keadaan aman dan terkendali," tutupnya. Sumber : Kasihumas Polres KSB ( Ipda Eddy Soebandi, S. Sos) Pewarta : Akub.gtn.com
Sebelumnya
Raden Andi : Mulut Bang Fahri Sangat...
Selanjutnya
Kafe Remang Remang di Pantai Tanjung Aan Menjadi Sasaran Razia Polsek...

Berita Terkait :