Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Terkait Tapal Batas, Kepala Desa Tambale Abtar Malik Bersama Masyarakat Dilaporkan ke Polisi Oleh PT. Cegong

by Gardatipikornews
30 Maret 2022 - 329 Views
Morut |Gardatipikornews.com - Demi mempertahankan marwah Kabupaten Morowali Utara Kepala desa (Kades) Tambale Abtar Malik bersama masyarakatnya terpaksa berurusan dengan Polisi terkait persoalan tapal batas Desa, Kecamatan, Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai. Dalam hal ini sebagai penguasa wilayah admitrasi Desa, Abtar Malik mempertahankan tapal batas wilayah Desa, Kecamatan yang sekaligus batas kabupaten berdasarkan permendagri no 17 tahun 2018, yang diperkuat oleh Tapem Kabupaten Morowali Utara berdasarkan peta wilayah yang mana IUP PT. Cegong telah memasuki wilayah admistrasi Kabupaten Morowali Utara. "Memang benar masyarakat melakukan pemalangan dengan dasar putusan Mentri Dalam Negri/ Permendagri No. 17 tahun 2018, dan ternyata saya dan masyarakat dilaporkan ke Polsek Toili oleh humas PT. Cegong dengan tuduhan dugaaan penyerobotan lahan," ucap Kades kepada media ini pada hari Rabu 23-03-2022. Kepala Desa Tambale Abtar saat di konfirmasi langsung di kediamannya Desa Tambale mengungkapkan, yang mana beliau mempertahankan hak wilayah admistrasi Desa, Kecamatan yang sekaligus Kabupten Morowali Utara demi mempertahankan Marwah Pemda dan sekaligus kesejatraan masyarakat saya, apa pun bentuk resiko saya dan masyarakat saya siap menghadapi konsekwensinya, karena dampak, sebab, akibatnya, lebih cenderung ke Desa kami namun pihak perusahaan enggan mensosialisasikan padahal cuma itu yang kami harapkan, "pungkas Abtar. Sampai berita ini tayang pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.

Pewarta: Kaperwil Sulteng.


Sebelumnya
Diduga Ada Proyek Janggal di Kementerian komunikasi dan...
Selanjutnya
MTS ABU BAKAR A. SYIDIK ADAKAN KEGIATAN PRAKTEK...

Berita Terkait :