Tangerang] Gardatipikornews.com// Semeraut dan acak acakan,mungkin kata-kata tersebut layak di sematkan dalam proses pengerjaan proyek penanaman vipa air yang saat ini tengah di kerjakan di sepanjang bahu jalan raya Balaraja -sentiong Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang -Banten
Terlihat pemandangan yang sungguh tak biasa terjadi di dalam proses pengerjaan proyek penanaman vipa air tersebut,mulai dari tingkat kerapihan kerja yang terlihat amburadul hingga sampai kepatuhan perusahaan dalam menjalan kan standar kesehatan,keselamatan kerja (K3).
Di dalam proses pengerjaan nya nampak terlihat secara kasat mata bahwa tidak terdapat rambu rambu atau spandek yang menandakan bahwa di lokasi tersebut sedang berlangsung pengerjaan proyek penanaman vipa air sehingga nampak jelas terlihat serakan tanah di mana mana dan hal tersebut tentunya di nilai berbagai pihak dapat membahayakan para pengguna jalan yang sedang melintas terlebih dalam kondisi malam hari.
Sementara itu para pekerja yang nampak sedang menjalan kan aktivitas penanaman vipa air dengan tidak sama sekali di lengkapi oleh Alat Pelindung Diri-Kesehatan,keselamatan Kerja(APD K3)yang coba di temui oleh awak media online Gardatipikornews.com dan media harian Metrodeadline di lokasi pengerjaan menjelaskan bahwa proyek tersebut baru beberapa hari di kerjakan,namun sayang ketika awak media mencoba menggali informasi perihal perusahaan mana yang mengerjakan proyek tersebut,para pekerja enggan memberikan penjelasan dengan mengatakan tidak tahu.
"Kalo pekerjaan nya belum lama sieh pak di mulai,ini juga paling tinggal 200m lagi kalo masalah perusahaan saya gak tau pak saya cuman kerja aja.tuturnya
Belakangan di ketahui bahwa proyek penanaman vipa air berdiameter sedang tersebut adalah merupakan proyek yang di kelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tangerang yang di pruntukan untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Balaraja dan sekitarnya.
Berdasarkan hal tersebut awak media online Gardatipikornews.com dan awak media harian Metrodeadline mencoba mengkonfirmasi langsung kepada pihak PDAM melalui sambungan via WhatsApp nya.Sabtu (25/03/2023)
Beliaupun membenarkan bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan yang di kelola oleh PDAM hal tersebut terbukti dengan adanya ucapan rasa terimakasih atas informasi yang sudah di berikan dan beliaupun berjanji akan menindak lanjuti dan segera berkoordinasi dengan pihak plaksana di lapangan.
"Terimakasih informasinya
Nanti saya konfirmasi di lapangan ke Pelaksananya.singkatnya
Namun ketika awak media mencoba menggali informasi kembali prihak perusahaan mana yang mengerjakan kegiatan tersebut pihak PDAM sepertinya enggan memberikan penjelasan dan berdalih sudang di komunikasikan dengan pihak plaksana di lapangan.
Hingga sampai saat ini pihak PDAM belum dapat memberikan penjelasan atas langkah evaluasi seperti apa yang akan di lakukan dan prusahaan mana yang mengerjakan kegiatan penanaman vipa air tersebut,yang di duga kuat sudah abay akan kerapihan dan standarisasi kesehatan,keselamatan kerja (K3).
( MA'RUP/Buluk )