Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Proyek Drainase U-ditch Amburadul Diduga Gagal Kontruksi Camat Pasar Kemis Bungkam.

by Gardatipikornews
21 Maret 2023 - 320 Views
Tangerang] Gardatipikornews.com// Kegiatan Proyek Drainase U-ditch ketos hancur amburadul lemahnya fungsi pengawasan kecamatan pasar kemis di nilai berbagai pihak menjadi salah satu faktor penyulut akan adanya dugaan mark'up dan menimbulkan kegagalan kontruksi pada kegiatan Drainase U-ditch yang berlokasi di Kp.Ketos Rt.02/05 Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Banten. Dugaan akan kegagalan kontruksi pada proyek U-ditch tersebut dapat terlihat dengan kondisi bangunan yang sudah rusak parah dan hancur amburadul di beberapa titik. Di ketahui dari salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa proyek tersebut di kerjakan belum genap 1 tahun. "Iya pk proyek nya di kerjakan kurang lebih sekitar 7 bulan yang lalu pk, dan informasinya itu proyek dari kecamatan.tutupnya Dalam hal ini kegiatan proyek tersebut sudah coba di konfirmasikan kepada H.Soni Karsan Camat Pasar Kemis selaku kuasa pengguna anggaran oleh awak media Gardatipikornews.com melalui via sambungan Whatsapp namun Camat Pasar kemis tidak kunjung memberikan penjelasan perihal kegiatan tersebut. Akibat dari adanya dugaan kegagalan kontruksi dalam kegiatan proyek U-ditch tersebut maka negara berpotensi mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Dalam hal ini maka di anggap penting dan perlu bagi jajaran inspektorat dan BPK RI turun untuk melakukan audit atau pemeriksaan terhadap kegiatan yang diduga gagal kontruksi dan sudah merugikan masyarakat. Hingga sampai saat ini pihak kecamatan selaku kuasa pengguna anggaran belum memberikan keterangan dan penjelasan perihal kegiatan proyek tersebut. (Reporter; ma'rup/buluk)
Sebelumnya
Jeoang Ramadhan, Polsek Citamiang Sukabumi Salurkan Paket Sembako Hingga Bekal...
Selanjutnya
Pantau Ketersediaan Sembako Jelang Ramadhan, Polisi di Sukabumi Sambangi Peternakan...

Berita Terkait :