Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Proyek betonisasi di Kampung keramat Gili Kecamatan Paku Haji, Diduga Tidak Sesuai Volume

by Gardatipikornews
03 September 2022 - 889 Views
Tangerang, Banten | Gardatipikornews.com – Proyek betonisasi yang belum lama ini rampung di kerjakan yang berlokasi di Rt.002/023 Kecamatan Paku Haji Kabupaten Tangerang diduga kuat dikerjakan tidak sesuai spek dan menyimpang dari Rancangan Anggaran Belanja (RAB). Hal tersebut di ungkapkan Herman Arab yang merupakan aktivis dan pemerhati pembangunan Kabupaten Tangerang, saat di temui awak media, dilokasi pengerjaan kegiatan yang dimana sedang berlangsung proses penuangan bahan material beton pada badan jalan, Selasa (28/08/22). Menurutnya Kegiatan betonisasi tersebut memiliki panjang 100m² Lebar 5m² dengan ketebalan 20cm yang dikelola dan dipertanggung jawabkan oleh Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang APBD tahun 2022, yang dikerjakan oleh CV. NIKO JAYA PRATAMA dengan nilai kontrak Rp 148,703,000 ( Seratus Empat Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Tiga Ribu Rupiah ). Dalam proses pengerjaanya diduga kuat tidak sesuai spek dan terindikasi kekurangan volume, "terdapat ketidak singkronan antara sarana informasi publik yang dimana disitu disebutkan panjang kegiatan adalah 100 m² lebar 5 m² dengan ketebalan 20 cm², sangat disayangkan pada saat chek di lokasi terdapat perbedaan yang sangat jomplang, mulai dari ketebalan yang tertera yang seharus nya berjumlah  20 cm², didapati hanya 18 cm², panjang 100 m², menurut pengakuan pekerja hanya 72 m², "nah yang paling membuat saya bingung adalah volume lebar badan jalan betonisasi tersebut seharusnya 5 m² tapi dilokasi hanya 3,5 m² sungguh sangat membingungkan, kegiatan ini sangat-berpotensi dapat merugikan keuangan negara,"ujarnya. Ditempat yang berbeda Nurdin salah satu anggota Bidang investigasi DPP LSM GPRUKK  ( Garda Perjuangan Rakyat Untuk Keadilan Dan Kemakmuran ), menyesalkan upaya upaya pengawasan yang di lakukan oleh instansi terkait dalam hal ini Dinas Bina Marga Dan Sumberdaya air kab.tangerang yang di duga sudah melakukan pembiaran,"saya sangat kecewa terhadap kinerja dinas bina marga dan sumberdaya air Kabupaten Tangerang. Dalam hal pengawasan pada saat kegiatan ini berlangsung,entah apa yang di awasi hingga hal-hal seperti ini masih trus terjadi,pengawasan yang di lakukan harus lah merujuk kepada kesesuaian atara spek teknis dan hasil pekerjaan dan semuanya harus berpedoman terhadap Rancangan Anggaran Belanja (RAB), baik pengawasan secara internal dari pihak kuasa pengguna anggaran mau pun pelaksanaan kegiatan dari pihak rekanan/kontracktor, bukan malah sebalik nya hanya melihat mendokumentasi kan dan membiarkan.tegasnya "Saya berharap kepada bapak pimpinan tertinggi di kabupaten Tangerang, yakni BUPATI AHMED ZAKI ISKANDAR, bisa segera mengevaluasi kinerja Dinas Binamarga Dan Sumberdaya Air yang terkesan dan kuat dugaan sudah melakukan pembiaran terjadinya praktek curang yang di lakukan pada saat proses pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut,perlu tindakan tegas dalam hal ini agar dapat memberikan efek jera demi terciptanya Kabupaten Tangerang "GEMILANG".tutupnya. Sementara pengawas atau pun PPTK dinas binamarga dan sumberdaya air ketika coba di hubingi awak media melalui via WHATSAPP untuk dimintai keterangan terkait kegiatan tersebut tidak menjawab meskipun dalam ke adaan aktif. Hingga sampai berita ini di turun kan belum ada fihak-fihak terkait yang dapat di temui dan di konfirmasi untuk pemberitaan lebih lanjut.

 ( Pewarta : Ibr@him)


Sebelumnya
Satpolairud Polresta Tangerang Melaksanakan Kegiatan Polmas di Wilayah Pesisir Desa Patramanggala...
Selanjutnya
Atang Sampaikan Tiga Poin Penting Untuk Pengembangan Tram Kota...

Berita Terkait :