Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polsek Warudoyong Bersama Piket Reskrim Polres Sukabumi Kota Lakukan Penanganan Penemuan Mayat Seorang Pria

by Gardatipikornews
31 Maret 2022 - 596 Views
Sukabumi | Gardatipikornews.com - Seorang mayat pria paruh baya, ditemukan tewas tergantung di sekitaran area lokasi pabrik PT Supra Natami Utama, Kamis (31/03/2022). FY (37), pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh saksi yang merupakan security pabrik. RA salah seorang saksi yang pertama kali menemukan jasad almarhum, masih terikat dengan seutas tambang yang melilit lehernya. Kapolsek Warudoyong Kompol Budi Setiana yang menerima laporan adanya peristiwa tersebut, langsung bergegas menuju lokasi kejadian. "Pada saat kami tiba dilokasi, jasad almarhum masih berada pada posisi tergantung dengan seutas tali berwarna biru, yang melilit lehernya," ujar Budi kepada awak media. Lanjutnya, setelah melakukan pemeriksaan kepada jasad almarhum, diketahui YS beralamat domisili di Dusun pahauran Rt 04 Rw 07 Desa Sindangsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. "usai melakukan olah TKP, kami langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan (Kapolres Sukabumi Kota), selanjutnya dilakukan proses identifikasi oleh tim Inavis Polres Sukabumi Kota," bebernya. Masih menurut Budi, berdasarkan keterangan saksi-saksi dilapangan, almarhum diduga mengalami depresi akibat gagal menikah. "Sebelumnya, sekitar 10 bulan lalu, bahkan almarhum sempat mengajukan resign akibat depresi karena gagal menikah," paparnya. Saat ini, jenazah almarhum sudah dibawa ke RSUD Syamsudin untuk dilakukan proses visum luar, guna memastikan ada atau tidaknya tindakan kekerasan terhadap almarhum. "Setelah dilakukan visum luar, tidak ditemuan bekas tanda - tanda kekerasan, dan pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, jasad almarhum dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," pungkasnya.

Pewarta : ( Taji GTN )


Sebelumnya
Simbolis Penerimaan Batik, Ketua DGP Pusat Gencarkan...
Selanjutnya
Kapolsek Pimpin Pelepasan Purna Tugas Kanit Samapta Polsek...

Berita Terkait :