Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polsek Rastim Olah TKP, Seorang Warga Rite Ditemukan Tewas Menggantung dengan Kondisi Membusuk

by Gardatipikornews
17 Maret 2023 - 388 Views
Kota Bima-NTB|Gardatipikornews.com// Jum'at,17/03/2023. Empat hari menghilang dan dicari pihak keluarga dan warga, akhirnya AF (38) warga Kelurahan Rite Kecamatan Raba Kota Bima, ditemukan. Sayangnya, saat ditemukan keluarga dan warga yang mencarinya, AF sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan membusuk dengan posisi menggantung di atas pohon mangga. Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin. Informasi masyarakat atas peristiwa itu, langsung diatensi pihaknya, guna melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Olah TKP di kawasan perkebunan So Oi Nggari masuk dalam watasan Kelurahan Ntobo, jelas Kasi Humas, dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sirajuddin dan di back langsung Tim Inafis Polres Bima Kota. Sebagaimana kronologi peristiwa yang diceritakan warga setempat, jelas AKP Jufrin, almarhum yang mengalami keterbelakangan mental ini, menghilang sejak 13 Maret lalu. Pihak keluarga dan warga yang tidak mengetahui dimana keberadaan korban, jelas Kasi Humas, pun langsung mencari dimana keberadaan korban. "Beberapa hari dicari, pihak keluarga dan warga, akhirnya menemukan korban di sekitar kebun jagung di So Oi Nggari atau setidaknya dalam keadaan menggantung di pohon mangga, dalam kondisi membusuk,"urainya. Kasi Humas juga menambahkan, pihak keluarga mengaku pasrah dan menolak untuk di autopsi dengan telah menandatangani surat pernyataan. "Korban telah dibawah menuju rumah duka untuk dimakamkan,"tutupnya. Sumber : Kasi Humas Polres Bima Kota (AKP Jufrin) Pewarta : Akub.gtn.com
Sebelumnya
Puluhan Anak TK Belajar Rambu-Rambu di Ditlantas Polda...
Selanjutnya
Jum’at Curhat Di Tambelangan, AKBP Siswantoro Sampaikan Polres Sampang Mulai Laksanakan Operasi...

Berita Terkait :