Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polisi Berhasil Mengungkap Fakta Pembunuhan Pensiunan RRI di Madiun

by Gardatipikornews
16 Juni 2022 - 899 Views
Madiun | Gardatipikornews.com – Akhirnya Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus terkait pembunuhan terhadap pensiunan RRI di Madiun, Aris Budianto (58) yang terjadi beberapa hari lalu. Penyidik Satreskrim Polres Madiun Kota telah menetapkan seorang pria berinisial N, sebagai tersangka pembunuhan. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono di halaman Mapolres Madiun Kota saat menggelar jumpa pers,Rabu (15/6/22) “Tersangka kami jerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Sesuai pasal itu tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati,” kata AKBP Suryono di hadapan para awak media. Diungkapkan oleh AKBP Suryono, tersangka N mengaku sudah membuat rencana sejak jauh-jauh hari sebelum membunuh korban. Kemudian pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2022 sekitar pukul 04.15 WIB tersangka membawa clurit menemui korban di jalan gang rumah korban tersebut dan langsung mengayunkan cluritnya ke beberapa bagian tubuh korban hingga mengakibatkan korban mengalami luka parah dan meninggal dunia. “Jadi tersangka menunggu momen yang tepat untuk membunuh korban. Setelah ada kesempatan, korban dicegat tersangka menggunakan sepeda motor saat hendak shalat subuh di sebuah gang dekat rumah korban,”jelas AKBP Suryono. Dari tangan tersangka, Polisi menyita sebuah celurit, kaos yang dipakai saat menjalankan aksi, helm bekas darah korban, dan motor milik tersangka. Hasil pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, disimpulkan motif pembunuhan lantaran tersangka cemburu istrinya memiliki hubungan asmara dengan korban. "Istri tersangka ternyata ada hubungan asmara dengan korban. Hal ini memicu tersangka N cemburu dan dendam hingga akhirnya membunuh korban,”pungkas Kapolres Madiun Kota. (

Humas | PPRI | Red@ksi.gtn.com


)
Sebelumnya
Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri, Danramil 410-04/TKT Berikan Surprise HUT Kapolsek...
Selanjutnya
Demi Ciptakan Kenyamanan, Pemdes Prianganjaya Tingkatkan Pembangunan Kantor...

Berita Terkait :