Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Penangkapan Hacker Bjorka Sulut Atas Laporan Salah Satu Bank Di Polda Metro Jaya: Ini Kronologi Pelacakan Lokasi Pelaku

by Gardatipikornews.com
04 Oktober 2025 - 114 Views

Minahasa,  Sulut || Gardatipikornews.com --  Penangkapan Hacker Bjorka dilalui proses panjang. Tim Cyber Polda Metro Jaya ikut meminta bantuan Tim Resmob Polda Sulut, untuk meringkus WFT (22), warga Lawangirung, Wenang, Kota Manado di wilayah Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Penangkapan WFT muncul pro dan kontra di antara netizen. Banyak yang meragukan WFT adalah sosok Hacker Bjorka. Padahal, informasi dirangkum Media Gardatipikornews.com, penyelidikan berlangsung kurang lebih enam bulan sejak ada laporan polisi di Polda Metro Jaya pada 16 April 2025 terkait dugaan pencurian data nasabah salah satu bank.

Bank tersebut melapor karena akun @bjorkanesiaa yang dikendalikan WFT, menampilkan data 4,9 juta nasabah mereka serta mengirimkan pesan bernada ancaman pemerasan.

Penyelidikan pun bergulir. Tepat bulan September, polisi berhasil melacak posisi Hacker Bjorka. Penyidik Polda Metro Jaya langsung terbang ke Sulut, diback up Tim Resmob Polda Sulut bergerak ke wilayah Minahasa.


Meski sudah berada di wilayah Minahasa, posisi pasti Hacker Bjorka sempat sulit dilacak, hingga pada akhirnya WFT berhasil dibekuk penyidik Cyber Polda Metro Jaya dan Resmob Polda Sulut pada tanggal 23 September di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa.

Kini Hacker Bjorka telah dibawa petugas ke Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut, di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplore sejak tahun 2020," ungkap Wakil Direktur Siber Direktorat Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus kepada wartawan, Kamis (2/10/2025)

Yang bersangkutan ini bukan ahli IT. Jadi hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun sehari-hari secara otodidak dia selalu mempelajari IT dan melalui komunitas-komunitas media sosial,” ungkapnya.

(*MICHAEL HONTONG*)

Sebelumnya
Anti-Drone Action : Polri Pastikan MotoGP Mandalika Aman Dari Ancaman...
Selanjutnya
APH Diminta Turun Tangan, Proyek Pekerjaan SPAM Diduga Langgar Regulasi...

Berita Terkait :