Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,terutama dalam pemenuhan kebutuhan sembako masyarakat,minimal kebutuhan sembako dapat bisa terpenuh lewat bantuan ini ungkapnya,
Pendistribusian bantuan bisa secepatnya dilaksanakan sehingga beban penerima manfaat dalam hal pemenuhan kebutuhan sembako bisa berkurang serta terpenuhi. Terima kasih Dinsos dan pos Indonesia dalam percepatan penyaluran bantuan ini ucapnya parhaz.
Dalam kesempatan tersebut parhaz meminta serta kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.
Mohon juga kepada aparat pemerintah ditingkat bawah untuk meningkatkan 3 T ( Testing, tracing, dan treatment),"pinta parhaz
Kepala kantor pos cabang sukabumi Usep / U,J.mengatakan penerima manfaat harus membawa KTP dan kartu keluarga ( KK) Asli selain itu penerima manfaat harus datang sendiri,kalaupun tidak bisa hadir,bisa diwakilkan ke suami/istri, dan anak asalkan dalam satu KK tegasnya
Apalagi akan ada verifikasi data hingga poto rumah penerima manfaat.nanti ,mekanisme pembayaran pertama di kantor desa,komunitas ,door to door,melalui pintu ke pintu akan dilakukan ketika penerima manfaat nya lansia atau sakit, tuturnya parhaz
sebanyak 489 KPM yang telah di bagikan oleh PT pos di Kantor Desa Langensari
Hari ini jum'at 04 maret 2022 anggota KPM yang ditetapkan memenuhi sharat, demikian di jelaskan oleh pukesos desa parhaz. "Kami mengundang seluruh anggota KPM yang termasuk data DTKS
Uang yang diterima KPM sebesar 600 ribu rupiah oleh PT POS terhitung dari Januari, pebuari, maret, 2022 , dan harus di belanjakan di e warong mana yang dirasa cocok barang dan harganya.
Bahan pangan yang telah ditentukan harus memiliki kandungan :
1. Karbohidrat.
2. Protein.
3. Protein nabati. Dan /atau
4. Vitamin dan mineral
Jenis bahan yang memiliki kandungan karbohidrat meliputi Beras, jagung pipilan, sagu,
Jenis bahan pangan yang memiliki kandungan protein hewani. Telur, daging sapi, daging ayam, ikan. Kacang-kacangan, tempe, tahu, sayuran, buah-buahan demikian ungkapnya parhaz.
Laporan : kang agon poeroenews