Gardatipikornews.com
- MUI berperan sebagai penghubung antar agama dan pemersatu bangsa Indonesia. MUI juga menjadi wadah bagi para ulama dan cendekiawan muslim untuk berkontribusi dalam memajukan Islam dan memperjuangkan nilai-nilai keagamaan yang damai dan inklusif. Begitu pentingnya wadah yang disebut MUI, maka pada hari Rabu 4 Oktober 2024 digelar kegiatan pembinaan MUI Kecamatan dan MUI Desa se wilayah Kecamatam Parung yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Parung.
Pembinaan MUI dihadiri oleh:
1. Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Prof Dr. Mukri Aji MA.
2. Ketua MUI Kecamatan Parung Kh Drs. Sa'arih Tharir
3. Camat Parung Drs. Adi Henryana AP. Msi.
4. Danramil 0621-22/Parung di wakili Bati Tuud Pelda Juwari
5. Kapolsek Parung di wakili Bhabinkamtobmas Jabon Mekar Aiptu Hermansyah
6. Para Ketua MUI Desa se Kecamatan Parung.
7. Para Ketua BKMT Se Kecamatan Parung.
8. Ketua PKK Desa Se Kecamatan Parung.
Sementara itu kegiatan pembinaan MUI Kecamatan dan tingkat Desa se Kecamatan Parung adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan.
2. Pembacaan ayat suci Al Qur'an.
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
4. Sambutan Ketua MUI Kecamatan Parung.
5. Sambutan Camat Parung.
6. Sambutan Ketua MUI Kabuoaten Bogor.
7. Pembacaan doa.
8. Pemberian materi dari MUI Kabupaten Bogor.
9. Ramah tamah.
10. Selesai.
Sebagaimana diketahui MUI adalah organisasi Islam terkemuka yang memainkan peran penting dalam membentuk wacana dan praktik Islam di Indonesia. Didirikan pada tahun 1975, MUI adalah badan ulama Islam independen yang memberikan bimbingan dan nasihat tentang masalah agama kepada pemerintah Indonesia, organisasi Muslim, dan masyarakat umum.
"Sebagai otoritas agama Islam tertinggi di Indonesia, MUI mengeluarkan fatwa dan memberikan pedoman tentang berbagai hal yang berkaitan dengan Islam, antara lain keuangan Islam, sertifikasi halal, dan pendidikan agama. Keputusan dan fatwanya sangat dihormati dan berpengaruh di kalangan penduduk Muslim Indonesia, karena anggota MUI diakui atas pengetahuan dan keahlian mereka dalam teologi Islam, hukum, dan yurisprudensi." Ungkap salah satu peserta pembinaan MUI Desa kepada awak media.
Pewarta: @gustion