Lombok Timur - Nusa Tenggara Barat| Gardatipikornews.com// 19/03/2023. Gerakan Pembentukan Karakter Bela Negara melalui kegiatan pendidikan ekstrakurikuler Pramuka tingkat Penggalang Sekolah Dasar menyambut bulan Ramadhan tahun 2023 dengan melaksanakan Kemah Persami Nuansa Pesantren Kilat.
"Seperti yang yang telah dilakukan oleh adik-adik Pramuka Pangkalan SDN 1 Sepit Gudep 03.023.024 Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat di hari Sabtu dan Minggu kemarin pada tanggal 18 sampai dengan 19 Maret 2023.

Kepala Sekolah Dasar SDN 1 Sepit, Hj.Muhayyah, S.Pd bersama Tim Guru-Guru Pengajar Sekolahnya, Kolaborator Lintas Sektoral terkait dan Para Pegiat Jurnalis, sebagaimana yang telah tersusun dalam Dokumen Kolaborasi Relawan Gerakan Pembentukan Karakter turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang telah dikonsep dengan harapan terbentuknya karakteristik siswa dan siswi Pramuka tingkat Penggalang Sekolah Dasar, khususnya pada Pangkalan SDN 1 Sepit memiliki karakteristik Bela Negara yang berlandasankan pondasi keimanan yang kokoh (Karakteristik "Cerdas Berkarakter" Manusia Pancasila Era Peradaban Pola Hidup Baru).

Para siswa dan siswi tingkat Penggalang Sekolah Dasar ini sedari awal tahun 2022 telah dibina memang oleh Para Kolaborator berdasarkan Dokumen Kolaborasi Relawan Gerakan Pembentukan Karakter yang terdiri dari 4 Partikel Lintasan yang berbeda, yaitu ; ¹Pelatih Pramuka, ²Guru Sekolah Dasar, ³Pegiat Literasi Komunikasi, dan ⁴Pegiat Literasi Jurnalis Pers Media Nasional. Target pencapaian terhadap fokus perolehan Karakteristik "Cerdas Berkarakter Manusia Pancasila Era Peradaban Pola Hidup Baru, Tanpa Batas Dalam Batas-Batas Lintas Terkendali". Sebagaimana fokus tersebut tidak menargetkan perolehan suatu Piala Kemenangan dalam suatu event-event kepramukaan.
Selama kegiatan ini berlangsung, telah mampu menarik banyak ingatan para alumnus Praja Muda Karana. Tentang "Keputusan Korsa", merupakan suatu kondisi psikologis, sosiologis dan politis yang berhubungan dengan sikap individu dalam kelompok yang berkaitan terhadap semangat, kebersamaan, kesetiaan dan saling menghormati antar anggota kelompok. Yang dituangkan dalam suatu kegiatan mengumpulkan seluruh perbekalan makanan siswa dan siswi menjadi satu kemudian dibagi sama rata. Selain itu juga, penekanan terhadap melaksanakan ibadah secara bersamaan. Serta mengimplementasikan suatu aktivitas ibadah shalat malam dini hari dan melaksanakan suatu perjalanan sederhana guna melaksanakan tugas dan menyalurkan amanat sesuai tujuan serta menerima dan menikmati langsung reward setelah tugas selesai. Kegiatan tersebut 30% dikoordinir oleh siswa dan siswi secara perwakilan, dengan pendampingan kisaran 70%. (ard)
( T.lesmana )
Sebelumnya
Curhat ke Aa Dede, Kapolres Sukabumi Bawa pasukan Brimob bantu warga yang terkena bencana angin...
Selanjutnya
Kapolsek Citamiang Sukabumi Imbau Pelajar Hindari Aksi Kenakalan...