Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Miris Seorang Lansia Di Purabaya Tinggal Digubuk Reot Hampir Roboh Sendirian Dengan Segala Keterbatasan

by Gardatipikornews.com
17 Juni 2026 - 14 Views

Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Seorang lansia yang hidup serba kekurangan tinggal digubuk reot yaitu Ibu MIMIN 60 tahu dikampung Cinangka rt 004/006 desa Cimerang kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa barat,hidup dirumah kecil yang hampir roboh kalau malam kedinginan dan jika hujan genteng pada bocor ke tempat tidur yang sangat jauh dari kata layak

Awak media pada Rabu pagi tanggal 17 juni 2026 mengunjungi rumah ibu Mimin dan diantar oleh pak Hamam selaku sesepuh kampung Cinangka,ibu Mimin dalam kesehariannya ketika diwawancarai Awak media menuturkan,dalam kondisi yang matanya kena penyakit katarak jika ada yang nyuruh kerja apa saja beliau kerjakan walau dengan diraba karaena matanya yang tidak normal,

.Menurut ibu mimin kalau untuk makan sehari hari kalau tidak ada yang memburuhkan Beliau suka dibantu oleh bapak Hamam sesepuh kampung cinangka yang baik hati tuturnya 

Ibu Mimin yang seorang lansia dan 40 tahun yang lalu cerai hidup dengan suaminya dikaruniai anak satu laki laki namun kehidupan anaknya juga sangat mengkhawatirkan dan sekarang tinggal ditetangganya untuk sekedar menitipkan perut dan bekerja seadanya

Lebih lanjut Ibu Mimin menceritakan kisahnya terkait matanya yang katarak telah berupaya berobat ke puskesmas Purabaya,namun arahan dari puskesmas Purabaya harus ke Sukabumi,namun karena tidak ada biaya ibu Mimin mengurungkannya untuk berobat ke Sukabumi ucapnya sambil berlinang air mata dan terbata bata.

Ketika ditanya dapat bantuan dari pemerintah ibu Mimin menjelaskan pernah satu kali mendapatkan bantuan uang yang dicairkan di Kantor pos kecamatan purabaya,kalau bantuan beras jarang tuturnya.

Setelah selsai wawancara awak media bergegas kebalai desa Cimerang dengan tujuan konfirmasi apakah ibu Mimin sudah di ajukan ke program pemerintah seperti Rutilahu,namun ketika sampai di balai desa masih sepi,dan awak media inisiatif menghubungi kepala desa Cimerang Nyanyang Resmana melalui telepon celular,Alhamdulilah kepala desa berkenan mengangkat telepon dan kebetulan beliau sedang dalam perjalanan menuju kota Bogor sedang ada acara,dalam percakapan kepala desa menjelaskan bahwa ibu Mimin telah dimasukan dan diajukan ke program Rutilahu baik ke provinsi ataupun ke kabupaten,namun sampai saat ini belum ada realisasi,namum menurut kepala desa menunggu program pemerintah yaitu Rutilahu belum juga realisasi insya allah ada dari persatuan Group Purabaya Oyag akan menangani untuk pembangunan Rumah ibu Mimin mudah mudahan lancar pungaksa Nyanyang

Sangat besar harapan ibu Mimin kepada pemerintah untuk bisa membantu meringankan beban hidup dan tempat tinggal yang layak


Jurnalis : .@MardiGTN.com

Publikasi  : Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Kemnaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi Bagi Lulusan...
Selanjutnya
Sangat Miris..Sukabumi Banyak Tempat Jadi Penampungan TKI Ilegal, APH Tutup...

Berita Terkait :