Gardatipikornews.com
- PKBM Berdikari yang berada di Desa Cimayang Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak Provinsi Banten, diduga di jadikan sebagai penghasil uang oleh Asep patwa selaku Kepala di PKBM tersebut. Dugaan penyalahgunaan PKBM terungkap di saat awak media meminta informasi terkait warga belajar yang ada di PKBM BERDIKARI, di ungkapkan oleh tutor dikantornya, untuk Warga Belajar yang ada di PKBM ini yang di bantukan oleh pemerintah BOPnya hanya 60 orang aja dari beberapa jenjang Paket. "Selanjutnya Kalau untuk paket A tidak ada dan kami menerima BOPnya juga kecil sekitar 60 orang, dan untuk warga belajar di PKBM ini tidak ada yang mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP) dikarenakan kami tidak mengajukan. Ungkapnya
Sementara ketika awak media menghubungi Via whatsapp Kepala PKBM BERDIKARI dan sampai beberapa kali datang ketempat Sekertariat nya namun tidak membawakan hasil, Diduga kepala PKBM berdikari menghindar terhadap wartawan dan dia tidak mau di konfirmasi berkaitan dengan Warga Belajar yang diduga piktif
Selain itu juga, Penyalahgunaan Anggaran BOP PKBM diduga oleh oknum Kepala PKBM tersebut dan Bekerjasama dengan pihak Dinas terkait.
"Selain itu juga di tempat terpisah pihak media mencoba mendatangi PKBM SALUYU untuk mencoba melakukan konfirmasi berkaitan dengan (WB) warga belajarnya yang berada di PKBM SALUYU yang beralamat di kec.bojongmanik yang diduga melakukan hal yang sama mendirikan PKBM hanya ingin memperkaya diri sendiri hingga diduga melakukan manipulasi data Warga Belajar sehingga diduga banyak kejanggalan dan menggelembungkan jumlah Warga Belajarnya.
Sementara di setiap kecamatan banyak sekali penyelegra sekolah yang pormal dari mulai Sekolah Menengah Sederajat ( SMP Negeri dan SMP swasta) Hinga sekolah menengah atas ( SLTA ) namun sekolah Formal pun jumlah siswanya kalah dengan penyelegra PKBM bahkan lebih banyak dari pada pormal.
Saat awak media pun mencoba mendatangi Hendra sebagai kepala PKBM SALUYU ke tempat kediamnya dan ke Sekertariatnya guna untuk Konfirmasi "namun hasilnya tidak juga di dapatkan selain mendatangi kekediamnya awak media pun mencoba menghubungi via telpon selulernya dan via WhatsApp namun hingga saat ini tidak bisa terhubung sehingga berita ini di terbitkan.
" Adapun Sementara dari pihak Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab.Lebak - Banten di saat dihubungi melalui via telepon seluler/ WhatsApp hingga saat ini belum ada jawaban atau tanggapan dan hingga saat ini pun tidak ada tindak lanjutnya meskipun sudah beberapa kali pemberitaan berkaitan dengan PKBM yang diduga Piktif atau Mark'uf jumlah Warga Belajarnya ( WB) hingga beberapa kali di sampaikan yang berkaitan dengan PKBM di berikan melalui via pesan whatsapp dan di mintai tanggapan namun pihak KABID pun tidak ada jawaban dan tidak ada tanggapannya sehingga pihak Dinas Pendidikan pun menjadi kontroversial bagi publik sehingga menjadi pertanyaan oleh semua pihak dan awak media. Ada apa dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dengan Penyelenggara PKBM ???
Menurut Pemerhati pendidikan Asep R. S. Pd. SH.menjelaskan " Terkait pelaksanaan kegiatan Belajar Mengajar PKBM ini saya pernah berbicara Bahwa kegiatan PKBM ini Banyak dinsalahgunakan hanya untuk meraup BOP untuk kepentingan Pribadi dan Golongan.
Kenapa saya bisa mengungkapkan seperti itu, Karena Anggaran PKBM ini Anggaran BOP ini sangat besar sekali, ada yang mendapatkan Anggaran BOP ini per Semester nya Ratusan Juta Rupiah,kalo kita mengacu kepada sistem Dapodik ini bisa di akali dengan cara apa? yang pertama Usia siswa Kadang dimudakan, kadang Siswa yang tidak ada di adakan, kadang pula juga Siswa yang terdaftar Di Dapodik akan tetapi Kegiatan Belajar Mengajarnya Tidak ada.
Selanjutnya Menurut Asep ini Dinas Pendidikan Khususnya untuk PKBM ini Kurangnya pengawasan dan tidak adanya Evaluasi kelapangan Benar atau tidaknya Siswa Itu ada sesuai apa yang tercantum di Dapodik.jelas Asep Ruswandi, S. Pd. SH
Dinas Pendidikan ini jangan Tutup Mata coba agar mengevaluasi kelapangan secara benar, apakah Dinas Pendidikan Diduga Ikut serta Bermain dengan Anggaran BOP PKBM ini.????
Pewarta : @Syam.& @Red@ksi.gtn.com