Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Masjid Bakti Makosat Brimob Polda Sumsel Gelar Salat Tarawih Perdana

by Gardatipikornews
23 Maret 2023 - 352 Views
Palembang] Gardatipikornews.com// Masjid Bakti.Makosat Brimob Polda Sumsel menggelar salat tarawih pertama di bulan suci Ramadan 1444 H pada Rabu (22/3) malam. Jemaah telah memenuhi ruangan Masjid sejak sebelum salat Isya, Usai salat Isya jemaah terus saja mendatangi kawasan Masjid Bakti Komplek Makosat Brimob Polda Sumsel yang berlokasi jalan Srijaya negara Palembang Salat Isya di Masjid Bakti dipimpin oleh H.Darul Jalal dan dilanjutkan Ceramah Agama sebelum salat tarawih dengan 11 rakaat terdiri dari 8 tarawih dan 3 witir turut hadir pada kegiatan sholat tarawih tersebut Wadansat Brimob Polda Sumsel AKBP Eko Sumaryanto SIK MSI serta masyarakat sekitarnya. "Dalam tausiyah H.Darul mengungkapkan ada tiga fase yang dilalui selama bulan Ramadhan ucapnya.   10 hari pertama adalah fase rahmat.katanya Ini fase yang berat. Menghadapi fase perubahan kebiasaan diri. Ini sebagai ujian terberat dalam mencapai suatu ketaqwaan, namun paling banyak mendapatkan pahala. Pada fase ini dibukakan pintu rahmat yang seluas-luasnya. Jadi kita harus berlomba-lomba berbuat kebaikan ucapnya Kemudian 10 (sepuluh) hari kedua adalah fase maghfiroh (ampunan). Nabi Muhammad SAW menyampaikan, di 10 hari kedua Ramadhan supaya kita mengejar ampunan dari Allah SWT. Maghfiroh itu diberikan khusus di waktu tersebut demi keselamatan orang yang berpuasa dari dosa-dosa yang telah dilakukannya sebagai bentuk kasih sayang Allah jelasnya Selanjutnya (sepuluh) hari akhir Ramadhan sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfiroh dan akhirnya pembebasan dari api neraka.” Sepuluh terakhir ini merupakan penutupan bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannya atau akhirnya. Mudah-mudahan pada Ramadhan tahun ini kita bisa diberikan kekuatan dalam menjalaninya dan kita bisa tergolong sebagai hambanya yang muttaqin sebagaimana dengan tujuan dan hakekat puasa.tutupnya Aamiin Ya Rabbal Aalamiin. Pewarta : DONY  
Sebelumnya
Kerend..!! Kades Parakanhonje Diguga Akan Bayar Hutang Pribadinya dari Anggaran Dana Desa TA 2023,...
Selanjutnya
Gelar PAS SAHUR, Polsek Warudoyong Sukabumi Bangunkam Warga Jelang Waktu...

Berita Terkait :