Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kadin Sukabumi Curhat BPJS Ketenagakerjaan Terkesan Ogah Dukun Program Percepatan Herd Imunity Nasional

by Gardatipikornews
04 Oktober 2021 - 470 Views

Sukabumi, Gardatipikornews.com


- Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sukabumi, Tresna Wijaya menyangkan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi yang terkesan ketidak pedulian terhadap percepatan Herd imunity Nasional di Kabupaten Sukabumi. Hal ini di sampaikan Acong sapaan akrab Tresna Wijaya di sela rangkaian acara Gebyar Vaksin Industri Sukabumi Sehat Sukabumi Maju di PT Royal Puspita, Kecamatan Parungkuda, Sabtu (2/10/21) kemarin. "Kami dari pihak Kadin sudah beberapa kali melakukan negosiasi positif dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi. Dimana akan mendukung Gebyar Vaksin di kalangan Industri. Akan tetapi dalam Sense of Crisis saat ini, jangankan turun secara langsung berdampingan dengan kami pun tidak pernah. Apalagi memberi support dukungan ini tidak hadir," ungkap Acong. Padahal, Acong memaparkan, saat ini seluruh perusahaan sudah taat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan dalam melaksanakan pembayaran iuran setiap bulannya. Tapi pihak BPJS terkesan enggan berdampingan dengan Kadin dalam program menekan angka kasus Covid-19 di kalangan pekerja industri. "Berapa kali kami mengundang dan melakukan negosiasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan. Malah komunikasi ditempuh sampai tingkat Kanwil Jabar, tetapi tetap jawabannya terkesan ketidak pedulian mereka diberikan," selorohnya. Sangat wajar dan jadi bagian kewajiban pihak BPJS, untuk ikut serta dalam kepedulian dalam penanganan Covid-19 di dunia industri. Bukan tekesan menutup mata dan mirisnya, malah bisa support dengan acara seremonial organisasi lain yang tidak ada hubungannya dengan ketenagakerjaan. "Ungkapkan kami ini, bentuk perjuangan dalam upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui kesehatan para pekerja di pabrik pabrik yang setiap bulan memberikan kontribusi kepada BPJS Ketenagakerjaan," cetusnya. Reporter : A.hilal Reporter : Rudi Samsidi.
Sebelumnya
Diduga Terlibat Ijazah Paket C Abal-Abal, Dinas Pendidikan Lamsel Segera Dipanggil Penyidik...
Selanjutnya
GELAR KARYA CARA STRATEGIS MEMAJUKAN INDUSTRI KREATIF...

Berita Terkait :