Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Habiskan Anggaran RP. 57.143.000,00 Rabat Beton Kp. Cisantri - Cisitu Sudah Rusak dan Retak - Retak

by Gardatipikornews
02 Januari 2024 - 894 Views
Kabupaten Sukabumi |

Gardatipikornews.com

  - Perintah Pusat telah menggelontorkan Anggaran Bantuan dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai nominal yang terbilang sangat begitu besar yang disalurkan terhadap lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan kemudian dikucurkan melalui beberapa sumber penerima bantuan anggaran diantaranya Anggaran Dana Desa/DD .Selasa, 02/01/23 Dari salah satu penerima bantuan tersebut ialah Desa Cisitu yang berada dalam naungan Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi , akan tetapi dari hasil investigasi yang dilakukan oleh awak media berkaitan dengan sosial control pada hasil fisik pelaksanaan pembangunan rabat beton yang berada dilingkungan Desa Cisitu, Kecamatan  Nyalindung, awak media menemukan beberapa kejanggalan dan dari hasil temuan tersebut tersimpul sebuah Dugaan bahwa reaslisasi pada pelaksanaan pembangunan rabat beton Diduga tidak memenuhi Standar Spesifikasi Teknis yang mengerucut pada Dugaan bahwa pelaksanaan pembangunan rabat beton tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) . Menyikapi kejanggalan yang ditemukan dilapangan ,Awak media kemudian menghubungi Kepala Desa Cisitu dengan maksud untuk melakukan konfirmasi melalui telefhon celular dan pesan WhatsApp . " Dalam konfirmasi yang   tersebut memang benar menggunakan sumber anggaran dari Anggaran Dana Desa Cisitu yang masuk dalam pencairan di tahap dua , akan tetapi kami sudah komitmen dengan pihak Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPK-D) yang menyatakan apabila suatuketika fisik bangunan mengalami kerusakan maka kerusakan tersebut akan di perbaiki karena masih ada dalam masa pemeliharan " papar Syamsudin Menanggapi pemaparan Syamsudin tentang biaya pemeliharaan , dalam kesempatan ini awak media menunjukan beberapa buti visualdari hasil investigasi dilapangan yang mengambarkan beberapa kondisi fisik bangunan yang telah mengalami kerusakan , ketika awak media mempertanyakan "Darimana sumber anggaran pemeliharaan untuk menyiasati bunyi komitmen yang sudah disepakati oleh Kepala Desa beserta TPK-D ?" Syamsudin hanya memberukan jawaban singak yaitu cuma sengan kalimat "Dari mana saja" Menyikapi bentuk jawaban yang dilontarkan oleh Kepala Desa Cisitu (Syamsudin) , awak media langsung menghubungi TPK-D (Ajat) , dikesenpatan ini TPK-D menuturkan "Kami selaku Tam Pelaksana Kegiatan Desa dalam pengerjaan Jalan Rabat Beton yang lokasi di Kp l. Cisantri, justru kamipun mempertanyakan atas senua yang disampaikan Kepala Desa pada saat memberikan jawaban terhadap rekan media terkait issu adanya kesepakatan/komitmen dengan pihak TPK-D yang dimana dalam penjelasan tersebyt Kepala Desa menyebutkan bahwa TPK-D siap melakukan perbaikan apabila fisik bangunan yang dikelola oleh TPK-D mengalami kerusakan , namun dengan melihat kerusakan-kerusakan yang ada dalam fisik rabat beton yang saya laksanakan , kami akan berembuk dengan seluruh tim TPK-D yang terlibat guna mencari solusi agar kerusakan tersebut dapat dengan segera diperbaiki .. Guna mendapatkan kejelasan dari semua pejabaran yang didapatbdari kedua unsur yang terlibat dalam Pelaksanaan Pengerjaan Rabat Betod di Kp. Cisantri , awak media kemudian menghubungi Binwas Kecamatan Nyalindung tetapi tidak ada respon Di tempat terpisah awak media mendapati seseorang yang mengatasnamakan kerabat Kepala Desa , dengan nada arogan oknum yang mengaku kerabat Kepala Dsaa tersebut melontarkan kalimat ( Lamun aya nanaon ngomong ka saya , Antum dmn ayena dmn ke jeng ketua, ) mengutip dari nada atas kalimat tersebut kami menduga adanya tindakan yang seolah sengaja untuk melakukan tindakan intervensi terhadap tugas jurnalis dalam melaksanakan liputan dilapangan . ( @Yayan GTN )
Sebelumnya
Konsep pendidikan Al-Ikhsan Sungai Mancur Yang Berdiri Sejak 1997 Sampai Sekarang Yang Didirikan...
Selanjutnya
Kepala Desa Sukaharja Ambil Sikap Tegas Terkait Pasca Longsor Yang...

Berita Terkait :