Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Euis Sri Junita, Emak-Emak 'Kolonial' asal Kawalu Tasikmalaya Kembali Tekuni Profesi Lama

by Gardatipikornews
03 April 2022 - 816 Views

GARDATIPIKORNEWS.COM


- Di tengah kesibukan di berbagai organisasi dan aktivitas bisnis, penyanyi dan artis era tahun 90-an, Hj. Euis Sri Junita masih menyempatkan untuk berkarya di dunia yang sempat melambungkan namanya. Hj. Euis kini sedang mengcover sebuah tembang karya The Mercys dengan kemasan genre jazz. "Habitat saya yang satu ini tak bisa ditinggalkan begitu saja. Maka, saat penat dengan rutinitas aktivitas datang, saya coba kembali ke jalur hiburan. Selingan saja sih, tetapi mudah-mudahan bisa diterima penggemar musik Tasik, " kata Euis di sela proses pembuatan videoklip untuk karya karyanya itu, Jumat 1 April 2022. Tembang bertajuk "Bunga Mawar" yang jadi salah satu lagu hits The Mercys telah selesai dikover. Saat ini, dirinya tengah fokus untuk menyelesaikan video klipnya. "Insya Allah pertengahan April ini bisa selesai dan segera publish di kanal youtube pribadi saya," kata dia. Euis artis yang sempat mencicipi gurihnya honor main sinetron, film serta album tembang sunda ini juga punya rumah produksi bernama Sabela Production. Di bawah bendera Sabela Production, single parents ini juga banyak memproduseri penyanyi Tasik lain. Selain mengisi waktu luang, penyanyi yang kini aktif sebagai Sekretaris DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Jabar itu juga ingin memberi motivasi bagi penyanyi muda untuk tetap eksis di dunia yang tengah dijalani ini. "Kalau emak-emak kolonial masih mau dan bisa berkarya, masa kalangan milenial gak tertantang sebutnya dia," kata penyanyi yang kini tinggal di Perum Tandala Kawalu, Kota Tasikmalaya tersebut. Proyek cover lagu The Mercys tersebut juga dibuat karena dirinya mengaku punya kenangan dengan lagu yang melegenda itu. "Ada cerita berkesan pastinya dengan lagu ini. Saya juga senang bunga mawar. Jadi saya putuskan untuk mengcover lagu tersebut dengan sentuhan genre lain," ujar dia. Sebagai aktivis perempuan yang berafiliasi dengan sebuah partai reformis ini, ia pun ingin memberi semacam pesan dan ajakan bahwa kaum perempuan harus berani tampil guna berinovasi dengan bidang keahlian yang dimilikinya. "Kaum hawa juga harus buktikan bahwa perempuan yang kreatif bisa tetap berkarya dan syukur-syukur menghasilkan fulus, " kata dia. Reporter : Suganda
Sebelumnya
Polres Purwakarta Melakukan Pengecekan Pasukan Dan Sarana Serta Prasarana Untuk Kesiapan...
Selanjutnya
Komandan Korem 061/Sk Brigjen TNI Rudy Saladin,.M.A Pimpin Sertijab Dandim 0606/Kota Bogor...

Berita Terkait :