Uang diambil langsung oleh Sdr. Eri Stap khusus Ibu Eem Anggota DPR - RI dari partai PKB. Katanya untuk di serahkan kepada beliau sebagai pengusung program. Kami sendiri tidak tau untuk apa peruntukannya karena tidak ada penjelasan pada kami sebagai perima manfaat, kami bolak balik ke BBWS untuk mengupayakan supaya kelompok kami dapat bantuan, khan ini program Pemerintah dari APBN melalui Kementerian PUPR dan bukan aspirasi murni, tapi mengapa ada potongan dan buat apa potongan itu...?, papar Wa Ule sebagai Bendahara kelompok P3A Mitra Cai Rawa Lengsir.
Hal senada juga dikatakan "Abah Anang " Sebagai Ketua P3A Mitra Cai Talang Seroja Desa Pangadegan Kec. Pagelaran. Pada awalnya beliau mengatakan tidak tahu menahu masalah keuangan, yang jelas dengan adanya bantuan tersebut sangat cape, baik itu pisik maupun pikiran, cape menyelesaikan pembangunan ini dan harus mengeluarkan dana tambahan swadaya, karena kami sangat menginginkan pembangunan ini selesai susuai yang diharapkan, karena kami juga kelompok penanggung jawab program ini, keluhnya.
"Jujur saja saya ingin mengundurkan diri sebagai Ketua P3A mitra cai, karena tidak terbiasa dengan program bagi-bagi. Terkait adanya potongan 30 % dari total data yang diterima, silahkan saja tanya dulu pada kelompok lain. Kalau kelompok lain ada potongan dan di serahkan pada orang yang sama, ya pasti kelompok saya juga begitu alias sama, cuma saya bingung mengatakannya. Memang Diduga Potongan itu terlalu besar, apalagi dipotong di termen pertama yang 70 %, jadi untuk menyelesaikan pekerjaan di termen pertama anggaran cuma 40% karena 30 % sudah di potong dana pengusungan yang mengatasnamakan aspirasi. Sedangkan sisanya yang 30 % lagi, cair di termen ke dua", pungkasnya.
Dihubungi secara terpisah, Eri sebagai koordinator Stap khusus Neng Eem wilayah Kec. Pagelaran mengakui adanya potongan tersebut, tetapi hanya sekedar menjalankan perintah dari Sdr. Asep sebagai koordinator wilayah Cianjur Selatan.
"Memang saya yang mengambil uang dari para kelompok penerima bantuan, tetapi setelah uang itu terkumpul saya serahkan kembali kepada Sdr. Asep, yang katanya akan di serahkan kepada Ibu Eem anggota DPR- RI sebagai pengusung program. Sedangkan untuk saya di janjikan di termen ke dua atau setelah pekerjaan selesai, dan itu pun kalau memang ada sisa anggaran lebih, jelasnya.
Ini perlu ada tindakan cepat dari APH Polda Jabar bagian TIDPIKOR serta Polres Cianjur, Kejaksaan Negeri Cianjur, Dan Intansi yang berwenang. Agar segera turun langsung mengecek ke Setiap Kelompok Tani Pengguna Air ( P3A ).
Pewarta : M@stur | Red@ksi.gtn.com