Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Enam Remaja Diamankan Polsek Citeureup, Ini Penyebabnya!

by Gardatipikornews
10 April 2022 - 167 Views
Bogor | Gardatipikornews.com - Sejumlah remaja di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor diamankan Polsek Citeureup, Minggu (10/4/2022) dini hari. Para remaja tersebut diamankan diduga akan melakukan perang sarung. “Saat patroli, Kita amankan sekolompok remaja yang nongkrong dan berkumpul hingga tengah malam. Ada enam remaja hendak tawuran perang sarung kita amankan,” ujar Kapolsek Citeureup Kompol Eka Candra kepada Radar Bogor, Minggu (10/4/2022). Eka menuturkan, maraknya kasus perang sarung selama Ramadan menjadi perhatian serius jajaran Polsek Citeureup. Oleh karena itu, antisipasi terus dilakukan dengan cara patroli rutin. "Jangan sampai adanya korban parang sarung. Kita lakukan antisipasi dengan melaksanakan patroli,” tuturnya. Selain itu, poslek Citeureup juga berkordinasi dengan aparat desa untuk bersama mengantisipasi perang sarung seluruh wilayah Citeureup. "Kita juga bekerja sama dengan aparat desa setempat, linmas, pol pp dan koramil untuk lebih mengintensifkan keamanan di wilayah masing-masing. Apabila ada titik kumpul silahkan di beritahukan ke kami. Dan langsung Kita bubarkan,” tuturnya. Maraknya tawuran perang sarung di Bulan Ramadan ini membuat Ketua MPB (Markas Pejuang Bogor), Atiek Yulis prihatin. Wanita yang akrab disapa Atiek itu mengajarkan ditengah bulan suci Ramadan seharusnya menjadi momentum bagi para generasi muda untuk berlomba dalam berbuat kebaikan. Bukan malah membuat onar. "Salah satu kenakalan remaja yang lagi nge trend akhir-akhir ini pada bulan Ramadhan dilakukan kelompok remaja yaitu perang sarung. Ini sangat disayangkan,” katanya kepada Radar Bogor Minggu (10/4/2022). Atiek menuturkan, tawuran perang sarung sudah mengarah pada tindak kriminal yang bisa melukai korbannya. Karena sarungnya diisi dengan batu, gir motor hinga senjata tajam. “Ini sudah merambah ke kriminal. Jiga di Jogja sekarang lagi ramai klitih, di Bogor ini perang sarung,” paparnya. Atiek menambahkan, hal ini menjadi tanggung jawab banyak pihak. Utamanya peran orang tua. Karena dilakukan di malam hari. Ia pun meminta, sebaiknya para orang tua mengajak anak-anaknya yang masih remaja bicara dari hati ke hati, diberikan perhatian lebih, diberikan edukasi, diberikan arahan, diberikan arahan, diberikan pengertian dan pemahaman. “Misalnya makna bulan Ramadan itu apa saja? Lebih baik diperbanyak ibadah seperti tadarus, sholat sunat tahajud, dan kegiatan ibadah lainnya,” pintanya. Lanjut Atiek, remaja yang terlibat perang sarung ini mereka yang mencari jati diri dan selalu ingin mencari sensasi, namun salah. “Sebaiknya, saat malam handphone diperiksa juga, agar tidak terprovokasi ajakan teman-temannya,” paparnnya Juga peran lain, yaitu Diskominfo atau Kemeninfo agar menutup situ-situs atau konten yang rawan mengandung provokasi. “Karena kebanyakan mereka terinspirasi konten medsos tawuran,” ujarnya. Atik menambahkan, peran Dinas Perlindungan Anak dan KPAD juga kudu turun tangan bersinergi mencari anak-anak yang dikenal bandel atau nakal. “Dipanggil, dikumpulkan, dirangkul diajak bicara dari hati kehati tentang dampak dari kenakalannya bahkan jika sampai ke kriminal akan berbuntut penjara dan masuk daftar atau catatan khusus di kepolisian,” pungkasnya Reporter : Jajuli / Wardi
Sebelumnya
Organisasi Masyarakat (Ormas) Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia DPAC Bojonggenteng...
Selanjutnya
Sekjen LGI sekaligus Sesepuh KBPP Polri Kota Dan Kab.Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 7...

Berita Terkait :