Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diplomasi Batik Di Istana Merdeka: Momen Presiden Afrika Selatan Dan Brasil Kenakan Batik Saat Dijamu Prabowo

by Gardatipikornews.com
25 Oktober 2025 - 104 Views

Jakarta || Gardatipikornews.com -- Ada momen istimewa dalam kunjungan kenegaraan dua pemimpin dunia ke Istana Merdeka dua hari ini yaitu Presiden Republik Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva masing-masing di hari yang berbeda untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto. 

Dalam dua malam berturut-turut, 22 dan 23 Oktober 2025, Istana Merdeka menjadi tuan rumah dua jamuan yang berbeda namun sama hangatnya. Pada Rabu malam (22/10), Ramaphosa hadir dengan percaya diri mengenakan batik berwarna gelap bernuansa klasik. Sementara pada Kamis malam (23/10), giliran Lula tampil dengan batik Nusantara berwarna merah bercorak elegan.

Pemandangan itu menjadi simbol persahabatan, penghormatan, sekaligus pengakuan dunia terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. 


Kehadiran dua pemimpin dunia dengan busana batik bukan sekadar seremonial, melainkan cerminan diplomasi budaya yang semakin kuat. Batik, yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia, kembali membuktikan daya tariknya.

Jamuan malam tersebut juga diisi dengan penampilan seni budaya Indonesia. Alunan musik tradisional dan tata cahaya memperkuat nuansa kebersamaan, sekaligus memperkenalkan kekayaan seni Tanah Air kepada para tamu kehormatan.

Dalam dua hari beruntun, Istana Merdeka menjadi saksi bagaimana batik menjembatani perbedaan benua dan bahasa, menyatukan Afrika, Amerika Latin, dan Asia dalam semangat yang sama, memperkuat kerja sama global dengan sentuhan khas Indonesia.

( @Red@ksi.gtn.com**

Sebelumnya
Diplomasi Batik Di Istana Merdeka: Momen Presiden Afrika Selatan Dan Brasil Kenakan Batik Saat...
Selanjutnya
Dirpolairud Polda NTB : Sinergi Polisi Dan Masyarakat, Pantai Dusun Sigi Bersih Dan Tertata Berkat...

Berita Terkait :