Cisoka, Tanggerang| Gardatipikornews.com - Kegiatan proyek dengan judul pemeliharan yang menelan anggaran hingga mencapai Rp.120 juta tersebut di nilai tidak logis dan di duga kuat syarat dengan penyimpangan.
Hal tersebut di katakan Herman Arab Aktivis yang sekaligus pula merupakan wakil ketua LSM Trinusa DPC Kabupaten Tangerang.Selasa(23/05/2023)
Dirinya mengatakan kepada awak media Online Gardatipikornews.com bahwa pelaksanaan kegiatan proyek tersebut diduga sangat terlihat tidak transparan mulai dari tidak terdapat nya jumlah volume lebar panjang yang harus di bangun dan lain sebagai nya, belum lagi mengenai teknik pengerjaan yang hampir seluruhnya tambal sulam.
"Rancangan Anggaran Belanja (RAB)
adalah prakira atau perhitungan biaya-biaya yang diperlukan untuk tiap pekerjaan dalam suatu proyek konstruksi, sehingga diperoleh biaya total yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut. ungkapnya
Lanjut Herman Arab, Surat Perjanjian Kontrak (SPK). SPK adalah sebuah perjanjian kesepakatan yang mengikat antara Kontarktor, penyedia jasa, dalam Isi surat tersebut menekankan pada kepastian waktu dan kepastian nilai pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh penerima kerja, maka dalam hal ini sya akan melayangkan surat kepada Inspektorat dan APH agar kiranya bisa meminimalisir adanya dugaan penggelembungan anggaran dan kerugian keuangan negara .Tutupnya
( @Ma'rup/Buluk )