Gardatipikornews.com
- Pemerintah membantu dunia pendidikan untuk menangani anak didik yang kurang mampu atau kemiskinan demi memudahkan beban orang tua menyekolahkan anaknya Namun hal tersebut sangat jauh berbeda dengan kenyataan yang terjadi di lapangan diduga oknum oknum memanfaatkan beberapa murid demi kepentingan peribadi nya di bandingkan kepentingan para siswa-siswi nya. Senin 28-08-2023 awak media mencoba menemui kepala sekolah SMPN 2 Cisolok namu hasilnya kepala sekolah tidak ada di tempat kata humas lagi ada tugas dinas luar sehingga berita ini di tayangkan hingga media melakukan konfirmasi terhadap humas dan hasil bisa mendapatkan informasi dari ibu Tri Pujiastuti ia sebagai humas di sekolah tersebut Menurut keterangan tri Pujiastuti dari jumlah siswa-siswi yang berada di sekolah ini ada sekitar 315 siswa untuk tahun ajaran 2022-2023 dan mengenai dengan bantuan program Indonesia pintar (PIP) sekitar 114 orang,terangnya Masih menurut humas tri Pujiastuti dari setiap tahun nya yang mendapatkan PIP tidak pernah lebih dari 200 orang paling banyak hanya 150 orang yang mendapatkan itupun di tahun 2021 dan untuk di tahun 2022 hanya sedikit pak hanya 114 orang yang dapat itu pun satu tahun anggaran dan untuk sistem pencairan nya di kolektif oleh pihak sekolah saat awak media menyingkron kan data yang tercantum di sistem PIP salur yang di aplod oleh pemerintah dan bentuk pelaporan penyaluran PIP tersebut sedangkan yang mendapatkan bantuan PIP ada sekitar 256 siswa"i yang mendapatkan bantuan PIP tersebut untuk satu tahun anggaran 2022 yang mendapatkan bantuan program Indonesia pintar (PIP) Namun pihak humas saat di mintai penjelasan berkaitan perbedaan jumlah Siswa-siswi yang mendapatkan bantuan PIP 256 tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena menurutnya hanya kepala sekolah yang bisa memberikan keterangan lebih lanjut nya berhubungan kepala sekolah lagi tugas dinas luar,paparnya (Syam)