Lombok || Gardatipikornews.com - Hari ini kembali PMI terselamatkan calon PMI
illegal di Jakarta,Sabtu10/06/2022 oleh
Serikat Buruh Migran Indonesia Nusa Tenggara Barat (SBMI NTB), DPN SBMI dan BP2MI Jakarta. 10/09/2022
Usman S.Pd (Ketua SBMI) Mengatakan CPMI(Calon Pekerja Migran Indonesia) yang kami dampingi ini adalah CPMI yang rencananya akan diberangkatka secara nonprosedural sehingga dengan cepat kami(SBMI)NTB melakukan pengawalan dengan berkoordinasi ke Pusat agar CPMI A/n.Sri Wahyuni asal Lombok Timur ini bisa mendapat pendampingan dan bisa dipulangkan sebelum dinegeara tujuan nantinya mendapatkan berbagai permaslahan.terang Usman
Sri Wahyuni ini adalah salah seorang Calon pekerja migran Indonesia ( PMI) yang pada renacananya akan di kirim ke Abu dhabi,dan dalam proses persiapan keberangkatannya ia(Sri) di tampung di salah satu rumah warga di Jakarta yang akan dikirim secara illegal oleh oknum tak bertanggung jawab.
Dugaan kami ini bagian dari perdagangan orang ,
Usman (Ketua) SBMI NTB menerangkan Sri Wahyuni (CPMI) yang berasal dari Desa Surabaya Utara Kecamatan Sakra Timur menikah ke Desa Rensing Bat Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur NTB, ia(Sri) baru sadar setelah dipenampungan(rumah warga)jika jalan yang ditempuhnya adalah ilegal(nonprosedural),iapun segera menghubungi Usman(ketua) SBMI NTB agar dapat pendampingan dan meminta untuk bisa dipualngkan.
Ia tidak tau bahwa dirinya akan di kirim ke Abudhabi dengan cara illegal atau sekedar menggunakan visa melancong,beruntung ia cepat menyadari dan segera menghubungi Usman(Ketua SBMI),niatnya (Sri) ingin masuk secara prosudur ke luar jegeri untuk bekrja agar tidak ada masalah serta resmi diakui sebagai PMI yang Legal,serta bisa mendapat perlindungan,keamanan yang baik,kemudian atas maslah ini iapun memutuskan untuk tidak jadi berangkat karena takut keluar negeri dengan cara tidak syah.
Ketua SBMI NTB yang mengetahui inipun tidak tinggal diam langsung lajukan aksi cepat tanggap dengan menghubungi Dewan Pimpinan Nasional (DPN)Serikat Buruh Migran Indonesia di Jakarta kemudian berkordinasi dengan Pihak BP2MI Jakarta untuk menjemput CPMI(Sri Wahyuni ) pada hari kamis pukul 23.00 malam di tempat penampungan untuk bisa dipulangkan ke Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Atas kejadian inipun
Usman menghimbau kepada masyarakat berhati-hati dengan jebakan para oknum sponsor yang setiap saat datang merayu mengiming-iming gaji besar proses cepat, kerja santai dan menawarkan uang belanja serta uang di tinggalkan di keluarga ,ingat itu semua akan menjadi beban dan hutang CPMI sendiri dan akan di jual di negara luar yang bekerja namun tidak tanpa gaji dan malah mendapat penyiksaan dan sebagainya di negara orang,jadi agar terhindar dari persoalan dan masalah maslahbl seperti ini jadilah CPMI yang mengikuti prosudur yang syah yaitu berangkat melalui PT yang terdaftar dan memiliki ijin lengkap serta diakui oleh Negara. Tutup Usman
(
Agus Hari. KAPERWIL NTB
)
Sebelumnya
Kongkow Bareng Insan Pers,PJ Bupati Tanggapi langsung Sejumlah problem Menyangkut kepentingan...
Selanjutnya
Polisi perairan laksanakan Pengamanan dan Himbauan di Kawasan Objek Wisata pesisir...