BOGOR, GARDATIPIKORNEWS.COM
- Polresta Bogor Kota membuat inovasi baru dalam upaya mencegah kecelakaan lalu lintas. Inovasi tersebut berupa sabuk keselamatan anak bagi pemotor yang membonceng anaknya. Sabuk keselamatan anak itu dibagikan jajaran Polresta Bogor Kota melalui Satlantas usai menggelar apel Ops Keselamatan Lodaya 2022 di halaman Makonya di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Selasa (1/3/2022). Kasatlantas Polresta Bogor Kota ,Kompol Galih Apria menjelaskan, salah satu dari banyaknya kecelakaan roda dua terjadi karena adanya gangguan dari anak. Di mana, saat seorang ibu atau ayah berupaya memberikan kenyamanan terhadap anak, terkadang juga menjadi salah satu kendala dalam berkendara. Untuk itu, pihaknya mempunyai inovasi dengan memberikan bantuan sabuk keselamatan anak khususnya saat di bonceng kendaraan roda dua. “Jadi ini inovasi kami untuk memberikan bantuan sabuk keselamatan anak. Ini bisa untuk anak usia kisaran sampai 4-5 tahun,” kata Kompol Galih, Selasa (1/3/2022). “Kebiasaan menyimpan atau menempatkan anak di depan jok itu, dengan sabuk keselamatan ini membuat anak merasa nyaman dan pengemudi juga tidak perlu khawatir atau pun terganggu saat berkendara,” sambungnya. Dijelaskan kasat lantas , keselamatan anak ini akan terus diproduksi pihaknya. Sementara, untuk saat ini yang sudah di produksi dan siap dibagikan secara gratis kepada masyarakat ada sekitar 400 lebih. “Semoga Ops Keselamatan Lodaya 2022 ini berjalan dengan lancar, dan kita bisa memberikan salah satu efek untuk memberikan keselamatan sehingga tidak ada lagi kecelakaan-kecelakaan yang melibatkan anak,” ujarnya. Sementara itu, seorang pengendara, Eri mengucapkan terima kasih atas bantuan sabuk keselamatan anak yang diterimanya. Karena, diakuinya, terkadang ia mengalami kendala saat membonceng anaknya. "Terima kasih, jadi lebih aman bawa anak. Kendalanya kadang anak ngantuk di jalan. (Dengan sabuk keselamatan ini) jadi lebih safety,” katanya. Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, tujuan dalam kegiatan Ops Keselamatan Lodaya 2022 ini dilakukan untuk menurunkan angka kecelakaan lalulintas dan pelanggaran. Namun, pada operasi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, pihaknya tidak mengedepankan upaya-upaya penegakan hukum. Melainkan, mengedepankan upaya imbauan hingga pencegahan. “Kegiatan dua minggu ke depan akan kami fokuskan kepada upaya-upaya untuk yang lebih humanis dan persuasif,” tukasnya. Reporter : Wardi