Diduga keras CS memang sudah merencanakan akan menghajar ketua BPD karena golok tersebut disiapkan "CS" di dalam tas warna biru dari rumahnya.
Selain mengancam akan membacok CS juga melemparkan air mineral ke muka Ketua BPD Desa Haurpugur, jelas salah satu saksi mata yang ada ditempat kejadian tersebut, insiden itupun berhasil di lerai oleh para anggota BPD dan beberapa anggota LPMD Desa Haurpugur. Atas kejadian tersebut Ketua BPD Desa Haurpugur Dadang Supriatna dan beberapa anggota BPD Desa Haurpugur yang menjadi saksi melaporkan kejadian tersebut ke Sat Reskrim Polresta Bandung.
Akibat dari Kejadian tersebut seluruh Anggota BPD Desa Haurpugur, untuk sementara waktu tidak akan melaksanakan kegiatannya sebelum ada jaminan keamanan dan Kepastian Hukum dari pihak terkait, karena kejadian seperti ini terjadi di kantor BPD Desa Haurpugur yang kedua kalinya, sebelumnya pernah terjadi pada Tanggal 12 Desember 2019 setelah kepala Desa terpilih dilantik pungkas Dadang Supriatna saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Sementara itu ditempat berbeda, Ketua Umum PPRI ( Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen Indonesia) Ikin Roki'in mengatakan, "Kalau hal hal peristiwa tersebut di biarkan tanpa dilaporkan, dia (CS) akan semakin besar kepala, apalagi dia sebagai PNS/ASN yang seharusnya menjadi Sauri tauladan bagi masyarakat. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan peristiwa serupa akan terulang kembali", ujar Ikin, Sabtu 18 Maret 2023.
Lebih lanjut, kepada awak media Ikin menyampaikan, "Kejadian tersebut harus di tindak tegas, bahkan di Tahun 2019 pernah terjadi pengeroyokan terhadap ketua BPD dan diduga otak pelakunya adalah orang yang sama", ungkapnya.
Atas peristiwa tersebut, Ikin Roki'in berharap kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas CS, sehingga ada efek jera dan usut tuntas, karena tidak menutup kemungkinan diduga ada dalang intelektual di balik peristiwa tersebut", Pungkas Ketum PPRI yang juga pemilik media online dan live streaming tv online Nasional.
( @sp.PPRI.Red@ksi.gtn.com
)