Tanggamus || Gardatipikornews.com -- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus menekankan dua isu krusial yang wajib dikawal kader PKK: percepatan penurunan _stunting_ dan penguatan UMKM keluarga, saat membuka Acara Pembinaan Wilayah TP-PKK Tahun 2026 di Kecamatan Cukuh Balak, Rabu (24/6/2026).
Hadir dalam kegiatan ketua PKK kabupaten, camat cukuh Balak,kepala KUPT puskesmas cukuh balak,kepala pekon sekecamatan cukuh balak beserta ibu PKK pekon
Mengawali sambutan Ketua TP-PKK Tanggamus mengajak seluruh kader memperkuat 10 Program Pokok PKK sebagai jalan menuju keluarga sejahtera.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK menegaskan penanganan _stunting_ tidak cukup hanya fisik, tapi juga mental/psikis anak.
“Anak yang sehat, cerdas dan kuat, lahir dari keluarga yang peduli gizi, pola asuh, dan kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia meminta kader PKK aktif mengedukasi ibu-ibu di pekon soal tiga hal:
1. *Pentingnya gizi seimbang*
2. *Pemanfaatan pangan lokal*
3. *Pola hidup bersih dan sehat*
“Gerakan kecil akan menghasilkan perubahan besar jika dilakukan bersama-sama, seperti masak makanan bergizi di rumah, memantau tumbuh kembang anak, hingga menjaga sanitasi,” tambahnya.
Selain _stunting_, Ketua TP-PKK juga menyoroti penguatan UMKM keluarga. Ia menantang para ibu rumah tangga untuk naik kelas.
“Ibu-ibu yang hadir di sini adalah ibu rumah tangga, tapi saya minta selain mengelola rumah, ibu-ibu juga harus bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga,” serunya di hadapan kader.
Acara pembinaan ini dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanggamus, Pengurus TP-PKK Kabupaten, Camat Cukuh Balak beserta Ketua dan Pengurus TP-PKK Kecamatan Cukuh Balak, serta Ketua dan Pengurus TP-PKK Kelurahan dan Pekon se-Kecamatan Cukuh Balak.
Kegiatan pembinaan TP-PKK di Cukuh Balak ini digelar sehari setelah Pemkab Tanggamus meresmikan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, menandakan wilayah pesisir jadi prioritas pembangunan kesehatan dan pemberdayaan keluarga.
Jurnalis : Zamroli