Sebelum dilakukan vaksin, siswa lebih dulu melalui tahapan pendaftaran, screnning kesehatan kemudian baru penyuntikan vaksin.
“Setelah disuntik para siswa ini diminta untuk menunggu karena dalam proses observasi 15 hingga 30 menit. Ini untuk mengetahui ada gejala atau efek samping pasca vaksinasi,” Kata Kapolsek Totikum Ipda Endra Priyanto.SH ketika dikonfirmasi .
Kapolsek Totikum juga menerangkan bahwa para Bhabinkamtibmasnya mengajak seluruh orang tua murid untuk memberikan pemahaman kepada anak akan pentingnya vaksin pencegahan covid-19 bahwa suntik vaksin tidak sakit dan juga aman.
Selain para murid SDN Inpres 3 Kalumbatan juga masyarakat umum mengikuti vaksinasi yang diberikan gratis oleh pemerintah dalam hal ini Puskesmas Totikum Selatan yang bekerjasama dengan Polsek Totikum.
"Dari hasil pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun untuk dosis 1 (satu) jumlah yang divaksin 18 (delapan belas) orang, dosis 2 (dua) sebanyak 62 (enam puluh dua) orang dan dari masyarakat umum dosis 1 sebanyak 5 (lima) orang " pungkas Ipda Endra.
Pewarta: Kaperwil SulTeng.