Upacara berlangsung begitu Hikmad dimana peserta upacara seluruh siswa/i SMAN 2 labuapi dari kelas X, XI, XII juga dari guru dan pegawai ASN, PPPK, dan NON ASN (GTT/PTT). Termaksud kepala SMAN 2 labuapi ( H. Azis Mutrady,S. Pd., M.Pd).
Upacara pengibaran bendera merah putih nampak begitu meriah ketika pasukan pengibar bendera merah putih berjumlah 9 orang memakai seragam paskibra lengkap mengibarkan bendera merah putih.
Dalam amanatnya
"Babinkamtibmas menyampaikan,kasus kenakalan remaja seperti perkelahian/tawuran antar pelajar, penyalah gunaan narkotika, perilaku sex di luar nikah, lakalantas, ataupun miras dan perjudian di upayakan tidak terjadi karena pemuda sebagai harapan bangsa harus mampu mencegah, menangkal dimulai dari diri sendiri teman, dan keluarga. Sekolah merupakan tempat untuk belajar, menuntut ilmu, melatih diri serta menggapai cita-cita dan masa depan.
"Adik-adik adalah harapan bangsa, harapan generasi tua yang nantinya menggantikan kami melanjutkan perjuangan, misi pembangunan daerah kita".
"Belajarlah dengan serius, serta penuh semangat karena setiap penerimaan baik itu tni/polri/pns adalah putra/putri terbaik. Siapa tahu diantara adik-adik bisa masuk jadi anggota polri baik itu polka (polisi laki-laki) maupun polwan (polisi wanita)". Tutup Babinkamtibmas.
Pesan Babinkamtibmas serta sosialisasi rekrutmen polri, kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut. Tentunya ke sekolah yang belum di sentuh polri kaitan dengan penyampaian pesan kamtibmas kepada generasi muda penerus bangsa dan juga sebagai partnership building (membangun kemitraan) polri dengan masyarakat.
( Reporter : Akub@gtn )