Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Antisipasi Toko Obat Jenis G Buka Kembali, FRN DPW Banten Minta APH Tangkap Pelaku Usahanya

by Gardatipikornews
02 Oktober 2023 - 227 Views

Tangerang |

Gardatipikornews.com


- Toko obat keras jenis G atau yang biasa di kenal dengan nama eximer dan tremadol yang berkedok toko kosmetik atau sembako sudah lama tutup di beberapa wilayah Prov. Banten, terutama di Kabupaten Tangerang, namun akhir-akhir ini sudah ada yang mau mencoba untuk buka kembali, hal ini mendapat sorotan dari Perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri DPW Banten.

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Banten, Habibi saat di temui oleh awak media mengatakan dengan tegas bahwa jika ada toko obat yang buka kembali serta menjual eximer dan tremadol, kami meminta pada pihak APH agar menangkap para pelaku usahanya, tentu APH tidak bisa bekerja sendiri harus ada laporan dari seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap nasib ke depan anak bangsa, termasuk salah satunya temen-temen wartawan FRN, silahkan pantau para pelaku usaha toko obat jika ada yang buka dan menjual kembali segera laporkan ke Polsek atau Polres terdekat. Senin (2/10). "Jika ada toko obat yang buka silahkan teman-teman wartawan FRN laporkan ke pihak Polsek atau Polres terdekat," tegas Habibi. FRN DPW Banten akan berkordinasi dengan APH, baik itu Kapolsek dan Kapolres se- Banten. "Terkait ada wacana akan di bukanya kembali penjualan obat keras ini tentunya FRN DPW Banten akan terus berkordinasi dengan Polda Banten, para Kapolres dan para Kapolsek," ungkap Habibi. Menjawab pertanyaan, di duga adanya oknum APH yang membackup, buktikan saja jika ada, FRN akan laporkan nanti. "Tentunya setiap pergerakan FRN pasti di pantau oleh Mabes Polri," pungkas Habibi Ketua FRN DPW Banten. Red@_Gtn
Sebelumnya
Datangi Warga Sinak, Papua, Bagikan Baju...
Selanjutnya
Dihimbau Kepada Seluruh Instansi Terkait Yang Ada Diwilayah Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya,...

Berita Terkait :