Bogor, Gardatipikornews.com
- Akibat ruas jalan raya Jalan Raya Cikampak Kecamatan Ciampea berlubang sehingga banyak pengguna kendaraan roda dua yang terjatuh.
Hal ini diduga kurangnya kontrol dari Dinas PU- UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi jalan raya yang bergelombang dan berlubang mengakibatkan seorang wanita pengguna jalan raya itu menjadi korban kecelakaan tunggal.
Seperti yang dialami seorang pengendara roda dua Yati, salah satu anggota LAKRI (Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia) yang saat itu melintas di jalan raya tersebut dari arah Leuwiliang menuju Bogor.
Kondisi hujan tengah turun, Kamis16/09/2021 Pukul. 21.19 Wib. Saat itu jalan dalam keadaan banjir, dan saat saya melaju tanpa terlihat lubang karena tertutup genangan air.
Yati menuyurkan pada awak media: "Saya dari arah Leuwiliang menuju Bogor. Ketika itu hujan dan saya sedang menjalankan tugas juga mengejar waktu. Terpaksa saat hujan juga saya pulang. Melihat suasana hujan, saya jalan bergelombang dan banjir, maka dari itu saya mengendarai motor pelan- pelan. Tapi saya tidak tahu kalau di depan saya ada lubang yang cukup dalam karena tertutup air (banjir)."
Tak ayal saya terjatuh terperosok karena jalan berlubang tertutup kubangan air. Setelah kejadian itu, warga disekitar yang menolong Yati mengatakan: "Ini sudah keberapa kalinya kejadian motor terperosok di tempat yang sama. Bahkan selisih satu jam, kejadian yang serupa motor terjatuh akibat jalan raya yang berlubang tertutup air banjir dan tidak terlihat."
Yati juga mengatakan pada awak media dengan penuh sesal: "Bagaimana pertanggung jawaban UPT ketika korban cidera, akibat jalanan seperti itu sangat membahayakan penguna jalan." (Koord. Bogor Raya)